Bukber HIPMI Lampung, Gubernur Ungkap Potensi Bisnis Komoditas Rp100 Triliun

Tanggal 16 Mar 2026 - Laporan Harian Momentum - 91 Views
Buka puasa bersama HIPMI Provinsi Lampung di Hotel Holiday Inn Bukit Randu, Bandarlampung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan para pengusaha muda. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar menghadiri pertemuan sekaligus buka puasa bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Lampung di Hotel Holiday Inn Bukit Randu, Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, khususnya melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Mirza mengungkapkan, Lampung memiliki potensi komoditas bernilai lebih dari Rp100 triliun yang hingga kini belum diolah secara optimal. Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga melampaui delapan persen.

“Sebagai gubernur saya melihat secara helicopter view, tetapi anggota HIPMI tersebar di berbagai daerah. Kalian bisa melihat langsung potensi komoditas di wilayah masing-masing dan menjadikannya peluang usaha,” ujar Mirza.

Ia mencontohkan komoditas sederhana seperti pisang yang memiliki nilai tambah tinggi apabila diolah menjadi berbagai produk turunan. Harga bahan baku dari petani yang relatif murah dapat meningkat berkali-kali lipat jika diproses menjadi produk olahan.

Selain pisang, Lampung juga memiliki komoditas lain seperti kakao serta berbagai hasil pertanian dan perkebunan yang dinilai masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Menurut Mirza, persoalan utama dalam pengembangan komoditas tersebut bukan terletak pada teknologi yang rumit, melainkan pada kreativitas dan inovasi para pengusaha muda dalam menciptakan nilai tambah.

Ia juga menyoroti posisi strategis Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Pulau Jawa, wilayah yang menyumbang lebih dari 60 persen konsumsi nasional. Kedekatan geografis ini dinilai sebagai peluang besar bagi pelaku usaha Lampung untuk memperluas pasar.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Lampung Gilang Ramadhan menyambut positif arahan yang disampaikan gubernur. Ia menegaskan HIPMI Lampung siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Gilang, sejumlah program kolaborasi tengah disiapkan HIPMI Lampung, antara lain merumuskan peluang usaha berdasarkan arahan pemerintah menjadi rencana bisnis bagi anggota, mendorong konektivitas internasional termasuk pengembangan penerbangan internasional dari Lampung, serta memperkuat solidaritas organisasi sebagai fondasi penggerak ekonomi.

“Kami berkomitmen membawa berbagai peluang yang diberikan pemerintah untuk dikembangkan bersama anggota HIPMI sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Gilang. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja untuk Ku ...

MOMENTUM, Bandarmataram -- Sugar Group Companies (SGC) membuka pu ...


Telkomsel Raih GTI Awards 2026 atas 5G Enterp ...

MOMENTUM, Barcelona -- Telkomsel meraih Market Development Award ...


Bukber HIPMI Lampung, Gubernur Ungkap Potensi ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatk ...


PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan 2.500 Petani ...

MOMENTUM, Rokanhulu– Hingga awal 2026, lebih dari 2.500 petani ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar