Pemprov Mulai Perbaikan Jalan 2026, Gubernur Targetkan September Selesai

Tanggal 03 Apr 2026 - Laporan Agung DW - 134 Views
Pengecekan ketebalan pondasi jalan

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memulai perbaikan jalan tahun anggaran 2026.

Perbaikan itu diawali dengan groundbreaking oleh Gubernur Rahmag Mirzani Djausal di ruas Kalirejo-Bangunrejo Lampung Tengah, Jumat (3-4-2026).

"Per 1 April kemarin Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi sudah mulai melakukan perbaikan jalan. Ini adalah kontrak yang direncanakan di tahun 2025 untuk wilayah Lampung Tengah," kata Mirza.

Dia menargetkan, perbaikan jalan yang menggunakan dana pinjaman Rp1 triliun itu selesai seluruhnya pada bulan September mendatang.

Menurut dia, ada tiga ruas jalan di Lampung Tengah yang telah dimulai perbaikannya: Ruas Bangunrejo-Kalirejo sepanjang 7 kilometer, Kalirejo-Padangratu 6 kilometer dan Padangratu-Pekurun Udik 4 kiloemter.

"Totalnya kurang lebih 16 kilometer dan targetnya selesai pada bulan September. Seluruh ruas ini akan menggunakan konstruksi rigid beton agar lebih kuat dan tahan lama," jelasnya.

Dia pun mengingatkan kepada Dinas BMBK dan pelaksana untuk memastikan kualitas jalan yang dibangun. Sehingga, jalan yang telah diperbaiki dapat terjaga.

"Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berlangsung sesuai spesifikasi. Jika di kemudian hari ada kerusakan, kita bisa identifikasi segmen mana, hari apa, jam berapa, material dari mana, siapa yang mengetes, apakah itu kelalaian pelaksana, perencanaan, atau material. Semua harus bisa ditelusuri," tegasnya.

Menurut dia, pengawasan kualitas akan dilakukan secara ketat melalui pengujian material di laboratorium serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan proyek berjalan transparan dan berkualitas.

"Kualitas material, kualitas pekerjaan, dan SOP harus dijaga dengan baik serta terdokumentasi. Maka nanti ada laboratorium-laboratorium yang melakukan pengujian secara berkala," tuturnya.

Dalam evaluasi Pemprov Lampung, Mirza mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan jalan cepat rusak, yakni drainase yang buruk, kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), serta kualitas jalan itu sendiri.

"Masalah pertama adalah drainase. Banyak drainase jalan di Lampung tertutup, dialihkan, bahkan tidak berfungsi, sehingga air menggenangi jalan dan mempercepat kerusakan," ungkapnya.

Faktor kedua adalah kendaraan ODOL yang melintas di jalan dengan kapasitas melebihi kemampuan jalan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Lampung mendorong peningkatan nilai tambah komoditas di tingkat desa, seperti pengeringan jagung sebelum dikirim.

"Misalnya jagung basah dikeringkan dulu di desa. Ini mengurangi tonase sekaligus mengurangi jumlah kendaraan yang lewat. Kami hitung hampir 100.000 kendaraan bisa berkurang trafiknya," jelasnya.

Sementara faktor ketiga adalah kualitas jalan itu sendiri. Untuk itu, Mirza menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas pembangunan infrastruktur.

"Kami sudah bekerja sama dengan Kejaksaan, Kepolisian, dan masyarakat agar pembangunan jalan ini bisa transparan dan berkualitas. Intinya kami ingin masyarakat Lampung yang sudah lama menanti jalan bagus bisa terpuaskan," tutupnya. (**)

Editor: Agung Darma Wijaya


Comment

Berita Terkait


Pemprov Lampung Benahi Ruas Jalan di Lampung ...

MOMENTUM, Kalirejo -- Pemerintah Provinsi Lampung mulai melakukan ...


Pemprov Mulai Perbaikan Jalan 2026, Gubernur ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung me ...


Pemkot Bandarlampung Perbaiki Jalan dan Drain ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Kota Bandarlampung bergerak ...


DLH Bandarlampung Selidiki Pembuang Sampah ke ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Band ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar