MOMENTUM, Bandarlampung--Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lampung telah mencapai 134 unit.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Evie Fatmawati mengatakan, 134 gerai tersebut bakal diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Saat ini yang sedang dalam proses pembangunan ada 1.140 unit, dan yang sudah selesai 100 persen sebanyak 134 unit," kata Evie, Rabu (8-4-2026).
Dia menjelaskan, pembangunan fisik KDMP di Lampung ditargetkan 1.370 unit di Provinsi Lampung.
Meski demikian, berdasarkan hasil pemetaan, tercatat sudah ada 1.388 titik yang bakal dibangun.
"Jadi sudah melampaui target karena banyak desa yang telah menyiapkan lahan pembangunan," jelasnya.
Menurut dia, KDMP yang telah selesai nantinya akan diresmikan secara serentak secara nasional oleh Presiden.
Peresmian tersebut ditargetkan paling lambat pada Agustus 2026. Tetapi, tidak menutup kemungkinan akan lebih cepat jika progres pembangunan nasional telah memenuhi target.
"Nanti peresmian dilakukan serentak secara nasional oleh Presiden. Pak Gubernur juga akan hadir di salah satu titik KDMP yang sudah selesai 100 persen di Provinsi Lampung," sebutnya.
Dia menyampaikan, secara keseluruhan sudah ada 2.650 unit koperasi merah putih yang sudah beroperasi di Lampung.
"Untuk Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk di Provinsi Lampung ini ada 2.650 dan semuanya sudah berjalan. Mereka sudah memiliki usaha seperti gerai sembako, LPG, hingga simpan pinjam," tuturnya.
Dia menyebutkan, koperasi yang berjalan tersebut masih menggunakan fasilitas sementara, seperti kantor desa atau sewa.
Sehingga, setelah gerai KDMP selesai dibangun, koperasi akan berpindah ke gedung permanen yang telah disiapkan pemerintah.
"Nanti mereka akan punya gerai, klinik, gudang, dan fasilitas pendukung lainnya. Bahkan akan ada mobil truk, satu unit pick-up, serta dua bentor untuk membantu aktivitas ekonomi masyarakat desa," jelasnya.
Diharapkan, KDMP nantinya dapat mendukung program pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan desa hingga suplai program Makanan Bergizi Gratis (MBG). (**)
Editor: Agung Darma Wijaya