Baru Diperbaiki, Jalan Pulau Damar Kembali Rusak dan Rawan Kecelakaan

Tanggal 15 Apr 2026 - Laporan Ikhsan Ferdiayanto - 127 Views
Kendaraan yang melintas di Jalan Pulau Damar Waydadibaru Sukarame Bandarlampung ekstra hati-hati menghindari lubang. Foto: Iksan.

MOMENTUM, Bandarlampung — Kondisi Jalan Pulau Damar di Kelurahan Waydadibaru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung, kembali menjadi sorotan publik setelah mengalami kerusakan hanya beberapa hari usai diperbaiki pada awal Maret 2026.

Jalan yang sebelumnya rusak parah dan berlubang itu sempat diperbaiki dengan metode tambal sulam. Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama dan kembali rusak, terutama setelah diguyur hujan.

Warga setempat, Purnomo (63), mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai tidak pernah diperbaiki secara menyeluruh. Ia menyebut perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara.

“Jalan ini sudah lama rusak. Sempat ditambal sebelum Lebaran, sekitar Maret, tapi dua hari kemudian sudah retak lagi. Ditambah hujan lebat, akhirnya rusak lagi,” ujar Purnomo kepada harianmomentum.com, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, kondisi jalan tersebut kerap memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang tidak menyadari adanya lubang yang tertutup genangan air.


Jalan Pulau Damar Waydadibaru Kecamatan Sukarame Bandarlampung. Foto: Ikhsan.

“Sering terjadi kecelakaan. Saya sering menolong korban, kebanyakan anak muda. Mereka kira jalannya sudah bagus, ternyata berlubang lagi,” katanya.

Ia menilai salah satu penyebab cepat rusaknya jalan adalah kondisi drainase yang lebih tinggi dari badan jalan, sehingga air hujan mudah menggenang.

“Drainasenya lebih tinggi dari jalan, jadi air meluap ke badan jalan. Aspal tambalan kena air jadi cepat mengelupas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Suprapti (59), yang berharap perbaikan dilakukan secara permanen, seperti pengecoran beton.

“Kalau bisa dicor supaya lebih awet. Soalnya cepat sekali rusaknya. Hujan sedikit saja langsung banjir, baru ditambal sudah rusak lagi,” katanya.

Ia juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan akibat banyaknya lubang di jalan tersebut.

“Kasihan pengendara motor, sering jatuh karena banyak lubang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandarlampung, Dedi Sutiyoso, menjelaskan kerusakan cepat pada jalan dipengaruhi faktor cuaca dan sistem drainase yang belum optimal.

“Karena cuaca masih ekstrem dan sering hujan. Drainase juga belum maksimal, sehingga air menggenang dan merusak jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbaikan drainase menjadi kunci agar jalan dapat bertahan lebih lama. Pemerintah kota juga membuka opsi perbaikan dengan metode pengecoran sebagai solusi jangka panjang.

“Kalau kerusakan terus berulang, kemungkinan akan kita cor,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari lebar jalan sekitar empat meter, lebih dari setengah badan jalan mengalami kerusakan. Kedalaman lubang diperkirakan mencapai 5 hingga 8 sentimeter, dengan titik terparah berada di depan Toko Dian Sari Cake.

Selain di Jalan Pulau Damar, kondisi serupa juga terjadi di Jalan Ratu Dibalau. Permukaan jalan yang tidak rata usai tambal sulam kerap membuat pengendara kehilangan keseimbangan.

Kondisi ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur agar tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga memberikan ketahanan jangka panjang bagi masyarakat. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Baru Diperbaiki, Jalan Pulau Damar Kembali Ru ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Kondisi Jalan Pulau Damar di Keluraha ...


Walikota Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Penan ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Eva Dwiana meninjau sejumlah lokasi ba ...


Sungai Belau Meluap, Rendam Ratusan Rumah di ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Kawasan Jagabaya, Kecamatan Wayhalim, ...


Hujan Deras, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah d ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar