MOMENTUM, Blambanganumpu--Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah menegaskan kesiapan mental, fisik, dan spiritual kunci utama kelancaran ibadah haji.
Hal tersebut disampaikan bupati saat melepas keberangkatan 224 jemaah calon haji dan satu petugas haji daerah, menuju tana suci Mekkah. Seremoni pelepasan tersebut berlangsung ddi Gedung Pusiban, Kantor Pemkab Waykanan Rabu (6-5-2026).
Dalam arahannya, bupati menekankanbadah haji bukan sekadar perjalanan ke tanah suci, melainkan panggilan suci yang sarat makna dan tanggung jawab.
“Ini kesempatan mulia yang tidak semua orang dapatkan. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah secara khusyuk dan ikhlas,” kata bupati.
Dia mengingatkan, keberhasilan menjalankan ibadah haji ditentukan oleh kesiapan menyeluruh—tidak hanya fisik dan materi, tetapi juga mental serta spiritual. Karena itu, jemaah diminta menjaga kondisi kesehatan dan fokus menjalani setiap rangkaian ibadah.
Bupati juga memberi penekanan khusus pada sikap selama di tanah suci. Jemaah diminta menjaga kekompakan, disiplin, serta membawa nama baik daerah dengan menunjukkan akhlak yang baik.
“Jaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Waykanan. Tunjukkan akhlakul karimah sebagai cerminan masyarakat yang religius,” pesannya.
Lebih jauh, dia mengingatkan bahwa haji harus menjadi titik balik kehidupan. Tidak hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta sesama.
“Sepulang dari tanah suci harus ada perubahan ke arah yang lebih baik, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” harapnya.
Kepada petugas haji, bupati meminta agar memberikan pelayanan maksimal dan memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com