Tumbuhkan Ekonomi Kreatif, Lampung Kembangkan Desa Wisata Budaya

Tanggal 13 Mei 2026 - Laporan Agung DW - 200 Views

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mulai mengembangkan konsep desa wisata budaya sebagai wajah baru sektor pariwisata daerah. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdinansyah mengatakan, selama ini pariwisata Lampung identik dengan destinasi alam seperti Teluk Kiluan dan Gigi Hiu. Namun ke depan, wisatawan akan diajak menikmati pengalaman yang lebih beragam sebelum tiba di destinasi utama.

Menurut Tony, desa-desa penyangga destinasi wisata akan dibenahi agar memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari penataan lingkungan, kebersihan desa, hingga pelestarian rumah adat dan budaya lokal.

“Selama ini kita bicara pariwisata itu identiknya wisata alam atau buatan. Sekarang kita ingin mengembangkan desa wisata budaya. Misalnya orang mau ke Gigi Hiu atau Teluk Kiluan, mereka bisa singgah dulu di desa sekitar yang tertata rapi, bersih, dan tetap menampilkan identitas budayanya,” kata Tony, Rabu (13-5-2026).

Ia menjelaskan, konsep yang tengah disiapkan mencakup pembangunan pedestrian yang nyaman, penataan kawasan desa, hingga pengembangan pusat kuliner, kriya, dan cenderamata khas masyarakat setempat.

Wisatawan nantinya juga bisa menikmati berbagai atraksi budaya seperti etalase pakaian adat, penyewaan busana tradisional untuk berfoto, hingga melihat langsung aktivitas masyarakat desa.

Dengan konsep tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati panorama alam Lampung, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru melalui interaksi langsung dengan budaya dan kehidupan masyarakat desa.

“Wisatawan bisa jalan-jalan di desa, menikmati kuliner lokal, membeli kerajinan, suvenir, sampai mencoba pakaian adat. Jadi mereka mendapat pengalaman baru, bukan hanya melihat alam saja,” katanya.

Tony mencontohkan konsep ini mirip dengan pengembangan Desa Penglipuran di Bali yang sukses menjadi daya tarik wisata berbasis budaya dan kehidupan masyarakat lokal.

Saat ini, Pemprov Lampung telah menyiapkan sekitar 15 desa wisata budaya yang akan dikembangkan secara bertahap. Namun Tony belum membeberkan lokasi desa-desa tersebut karena masih menunggu surat keputusan resmi dari pemerintah daerah.

“Ada sekitar 15 desa yang sedang kami siapkan. Tapi saya belum bisa menyebutkan lokasinya karena surat keputusannya masih dalam proses finalisasi,” ujarnya.

Melalui konsep tersebut, Pemprov Lampung berharap sektor pariwisata tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui sektor kuliner, kriya, fesyen, hingga usaha cenderamata lokal.

Editor: Agung Darma Wijaya


Comment

Berita Terkait


Gapembi Siap Benahi Dapur MBG di Lampung, Wag ...

MOMENTUM, Bandarlampung‐-Pemerintah Provinsi Lampung mendorong ...


Kendalikan Inflasi, Pemkab Waykanan Gelar OP ...

MOMENTUM, Baradatu--Pemerintah Kabupaten  Waykanan terus mel ...


Lampung Gandeng Investor Malaysia Kembangkan ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat ...


Tumbuhkan Ekonomi Kreatif, Lampung Kembangkan ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mulai mengem ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com