Simulasi Sispamkota di Pringsewu, Polisi Peragakan Penanganan Demo Ricuh

Tanggal 19 Mei 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 87 Views
Personel gabungan kepolisian memperagakan penanganan aksi unjuk rasa ricuh dalam Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (19/5/2026). Foto: Sulistyo.

MOMENTUM, Pringsewu--Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Pringsewu Bersatu (KRPB) tampak mengepung Kantor Bupati Pringsewu dalam aksi unjuk rasa menuntut penurunan harga BBM dan bahan pokok, Selasa (19/5/2026). Massa melempari petugas, membakar ban, hingga mencoba menerobos barikade aparat.

Namun, kericuhan tersebut bukan kejadian sebenarnya. Seluruh rangkaian aksi itu merupakan bagian dari Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar jajaran Kepolisian Daerah Lampung bersama polres jajaran sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Dalam simulasi itu, aksi unjuk rasa awalnya berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Personel pengamanan membentuk barikade di sejumlah titik, sementara tim negosiator berupaya melakukan pendekatan persuasif agar massa tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi.

Situasi kemudian digambarkan memanas ketika massa mulai bertindak anarkis dengan melempari petugas menggunakan botol minuman, kayu, dan berbagai benda lainnya. Massa juga mencoba menerobos barikade serta membakar ban di tengah aksi.

Menghadapi situasi tersebut, kepolisian menerjunkan pasukan Dalmas awal untuk melakukan pengendalian massa. Saat eskalasi meningkat, pasukan Dalmas inti hasil rayonisasi antarpolres juga dikerahkan guna memperkuat pengamanan dengan perlengkapan antihuru-hara sesuai prosedur tetap pengendalian massa.

Aparat turut melibatkan unit K9 untuk membantu sterilisasi area. Kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) juga diterjunkan guna membubarkan massa yang bertindak ricuh, sementara personel pemadam dari kepolisian memadamkan ban yang terbakar menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Dalam skenario simulasi, massa akhirnya berhasil dipukul mundur setelah aparat menerjunkan tim pengurai massa. Situasi pun kembali terkendali dan area sekitar Kantor Bupati Pringsewu dinyatakan aman.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kabag Ops AKP Minan mengatakan, latihan Sispamkota merupakan kegiatan rutin untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel menghadapi berbagai potensi kerawanan di lapangan, khususnya pengendalian massa dalam situasi kontinjensi.

“Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan unjuk rasa sesuai SOP, mulai dari tahapan negosiasi, Dalmas awal, Dalmas inti, hingga langkah-langkah penegakan hukum secara terukur,” kata AKP Minan.

Menurutnya, latihan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarsatuan dan antarwilayah dalam menghadapi potensi eskalasi massa.

“Dengan adanya latihan ini, diharapkan seluruh personel siap dan sigap apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan keamanan maupun aksi massa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Latihan Sispamkota melibatkan personel gabungan dari Direktorat Samapta Polda Lampung, Polres Pringsewu, Polres Pesawaran, Polres Tanggamus, dan Polres Pesisir Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya aparat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Provinsi Lampung. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Guru Besar UBL Soroti Ancaman Vape Mengandung ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Guru Besar Sosiologi Hukum Fakultas Hu ...


Puskada Minta Polda Lampung Dalami Dugaan Pel ...

MOMENTUM, Gunungsugih--Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan Daer ...


Simulasi Sispamkota di Pringsewu, Polisi Pera ...

MOMENTUM, Pringsewu--Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi R ...


Jaksa Tuntut Irwan Perangin-angin 1,5 Tahun P ...

MOMENTUM, Medan -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Ir ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com