PTPN IV Regional VII Sosialisasikan Proses Bisnis dan SOP ICOFR

Tanggal 18 Jun 2026 - Laporan Nurjanah. - 102 Views
Sosialisasi Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) di Ruang Harmonis Kantor Regional VII. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--PTPN IV Regional VII terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) yang dilaksanakan pada 17–18 Juni 2026 di Ruang Harmonis Kantor Regional VII. 

Kegiatan itu menjadi bagian penting dalam rangka memastikan seluruh proses bisnis perusahaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan serta mendukung penguatan sistem pengendalian internal dan kepatuhan pelaporan keuangan di lingkungan perusahaan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memo Subholding Nomor DTIS/7RHE/eM-271/VI/2026 tanggal 09 Juni 2026 tentang Pelaksanaan Sosialisasi Proses Bisnis dan SOP ICOFR PTPN IV Regional VII. Setelah seluruh proses bisnis dan SOP ICOFR selesai disusun bersama konsultan, tahap berikutnya adalah memastikan seluruh insan perusahaan memiliki pemahaman yang seragam terhadap implementasi proses bisnis dan pengendalian yang telah dirancang.

Sosialisasi diikuti oleh perwakilan karyawan dari berbagai bagian dan unit kerja di lingkungan PTPN IV Regional VII, baik secara luring maupun daring. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi untuk menyelaraskan persepsi terkait implementasi pengendalian internal yang efektif dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

Dalam sambutannya, Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, menegaskan bahwa implementasi ICOFR merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun sistem tata kelola yang semakin kuat, akuntabel, dan berkelanjutan.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh proses bisnis yang berjalan di Regional VII memiliki standar yang sama dan dilaksanakan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. ICOFR bukan hanya berkaitan dengan pelaporan keuangan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat tata kelola, pengendalian internal, serta mitigasi risiko di seluruh lini perusahaan," ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi ICOFR sangat bergantung pada pemahaman dan komitmen seluruh insan perusahaan dalam menjalankan proses bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kita harus memahami bahwa pengendalian internal bukan hanya tanggung jawab satu bagian tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan. Dengan pengendalian yang baik, maka proses bisnis akan berjalan lebih efektif, risiko dapat diminimalkan, dan kualitas pelaporan keuangan perusahaan semakin terpercaya," tambahnya.

Lebih lanjut, Budi juga menekankan bahwa perusahaan telah menyediakan berbagai sarana yang memudahkan karyawan dalam mengakses dokumen-dokumen resmi perusahaan yang menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.

"Saat ini seluruh SOP maupun Instruksi Kerja (IK) yang berlaku di PTPN IV dapat diakses dengan mudah melalui platform Integrated Management System (IMS). Karyawan hanya perlu melakukan login ke sistem tersebut untuk memperoleh dokumen yang dibutuhkan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan akses yang terbuka dan mudah terhadap seluruh pedoman kerja. Karena itu saya berharap tidak ada lagi kendala dalam memahami SOP atau Instruksi Kerja yang berlaku, dan seluruh karyawan dapat memanfaatkannya secara optimal sebagai acuan dalam menjalankan tugas masing-masing," tegasnya.

Menurut Budi, pemanfaatan IMS menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam mendukung transformasi digital sekaligus memastikan bahwa seluruh proses bisnis berjalan secara terstandarisasi dan terdokumentasi dengan baik.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses bisnis yang telah dipetakan dalam kerangka ICOFR, termasuk peran masing-masing unit dalam menjalankan kontrol dan pengendalian yang telah dirancang. Pemahaman tersebut menjadi penting agar implementasi pengendalian internal dapat berjalan secara efektif dan konsisten di seluruh unit kerja.

Selain membahas SOP dan proses bisnis, kegiatan ini juga mengulas keterkaitan antara pengendalian internal dengan kualitas pelaporan keuangan perusahaan. Dengan penerapan ICOFR yang baik, perusahaan diharapkan mampu menghasilkan laporan keuangan yang andal, transparan, serta memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Pelaksanaan sosialisasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen PTPN IV Regional VII dalam mendukung implementasi penuh ICOFR di lingkungan PTPN IV. Ke depan, hasil implementasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian perusahaan, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta mendukung pencapaian kinerja perusahaan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi seluruh unit kerja, pemanfaatan teknologi digital seperti IMS, serta kepatuhan terhadap SOP dan Instruksi Kerja yang berlaku, PTPN IV Regional VII optimistis mampu mewujudkan tata kelola perusahaan yang semakin unggul, profesional, dan berdaya saing, sejalan dengan transformasi PalmCo menuju perusahaan perkebunan kelas dunia yang modern dan berkelanjutan.(**)

Editor: Harian Momentum


Comment

Berita Terkait


PTPN IV Regional VII Sosialisasikan Proses Bi ...

MOMENTUM, Bandarlampung--PTPN IV Regional VII terus memperkuat im ...


Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah, R ...

MOMENTUM, Cot Girek--Ribuan pekerja beserta keluarganya di Kebun ...


RUPS Telkomsel Tetapkan Susunan Komisaris dan ...

MOMENTUM, Jakarta -- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) meneta ...


Investor Kroasia Jajaki Proyek Pengolahan Sam ...

MOMENTUM, Gedongtataan--Upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran meng ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com