Lampung Jadi Tuan Rumah Penas Petani Nelayan 2029

Tanggal 19 Jun 2026 - Laporan Harian Momentum. - 93 Views
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVIII Tahun 2029 di Gorontalo. Foto: Ist.

MOMENTUM, Gorontalo -- Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVIII Tahun 2029 setelah meraih dukungan mayoritas peserta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam pemungutan suara di Gorontalo, Jumat (19/6/2026). 

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut penunjukan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Rembug Utama KTNA pada rangkaian Penas Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gedung Olahraga David Tony Universitas Gorontalo. Lampung memperoleh 29 suara, unggul atas Sumatera Utara yang meraih lima suara dan Sulawesi Tengah satu suara.

Gubernur Mirza mengatakan, Penas 2029 akan menjadi ajang untuk memperlihatkan kemajuan sektor pertanian Lampung kepada seluruh Indonesia. Menurutnya, pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari dua juta kepala keluarga.

"Pertanian adalah tulang punggung perekonomian Lampung. Karena itu, kami siap menjadikan Penas 2029 sebagai ajang memperlihatkan kekuatan dan kemajuan pertanian Lampung kepada seluruh Indonesia," ujarnya.

Dalam pemaparannya, Mirza menjelaskan Lampung memiliki sekitar 9,5 juta penduduk yang sebagian besar bekerja di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Posisi geografis Lampung yang berada di ujung selatan Pulau Sumatera juga dinilai strategis karena dekat dengan pasar utama nasional di Pulau Jawa.

Saat ini, produksi padi Lampung mencapai sekitar 3,2 juta ton per tahun atau menempati peringkat keenam nasional. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan produksi padi meningkat menjadi 4 juta hingga 4,5 juta ton pada 2029 melalui peningkatan produktivitas lahan, penguatan sarana produksi, dan pembangunan infrastruktur pertanian.

Selain itu, Lampung juga menjadi produsen jagung terbesar kelima nasional dengan produksi sekitar 1,2 juta ton per tahun. Di sektor hortikultura dan perkebunan, Lampung dikenal sebagai sentra utama singkong nasional dengan kontribusi sekitar 70 persen terhadap produksi singkong Indonesia.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti padi, jagung, singkong, nanas, pisang, kopi, lada, dan tebu agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani. Upaya tersebut dilakukan melalui program Desa Ku Maju yang berfokus pada pengembangan ekonomi desa berbasis komoditas unggulan.

Sebagai tuan rumah Penas 2029, Lampung mengaku siap dari sisi infrastruktur. Kesiapan tersebut didukung jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, akses transportasi udara dan laut yang terhubung langsung dengan Jakarta, serta ketersediaan sarana akomodasi dan lokasi kegiatan yang akan digunakan selama penyelenggaraan acara.

Pemprov Lampung berharap penyelenggaraan Penas 2029 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, investasi, serta promosi potensi pertanian Lampung di tingkat nasional.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Lampung Jadi Tuan Rumah Penas Petani Nelayan ...

MOMENTUM, Gorontalo -- Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai ...


PT Solusi Bangun Andalas Gelar Seminar Kebenc ...

MOMENTUM, Lhoknga--PT Solusi Bangun Andalas (SBS) menggelar Semin ...


Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Malaysia Samb ...

MOMENTUM, Palembang--Telkomsel menghadirkan Paket Internet RoaMAX ...


Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Peluang Raih ...

MOMENTUM, Jakarta -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com