Nur Rohman Siapkan Transformasi Pendidikan di Lampung Tengah

Tanggal 24 Jun 2026 - Laporan Agus Setiawan - 222 Views
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman, uji saji Tugas Kertas Karya Perorangan di Lemhannas RI. Foto: Ist.

MOMENTUM, Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman, memasuki tahap akhir Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).

Tahap akhir tersebut berupa paparan dan uji saji Tugas Kertas Karya Perorangan (Taskap), yang menjadi salah satu syarat kelulusan peserta pendidikan.

Nur Rohman mencatatkan prestasi tersendiri karena menjadi satu-satunya peserta asal Lampung dan satu-satunya perwakilan pemerintah daerah di Indonesia yang mengikuti dan bertahan hingga tahap akhir P4N Angkatan LXIX Lemhannas RI.

Mayoritas peserta program tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan kementerian di tingkat pusat.

Dalam uji saji tersebut, Nur Rohman memaparkan kajian strategis mengenai ketahanan nasional dan implementasi kebijakan di daerah di hadapan para narasumber, penguji, dan pakar Lemhannas RI.

Ia mengatakan, pendidikan di Lemhannas memberikan bekal dalam menyusun kebijakan secara strategis dan menyelesaikan persoalan secara komprehensif.

“Pendidikan di Lemhannas bukan sekadar gelar atau formalitas, melainkan pembekalan cara berpikir makro dan strategis. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama untuk menyelesaikan persoalan yang semakin kompleks,” ujar Nur Rohman, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, pengalaman selama mengikuti pendidikan di Lemhannas akan menjadi modal untuk memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah.

Ia mengungkapkan, terdapat tiga hal yang akan menjadi fokus di lingkungan Disdikbud Lampung Tengah, yakni transformasi pola pikir aparatur, penguatan kolaborasi lintas sektor, dan pengambilan kebijakan berbasis data.

Menurut dia, seluruh jajaran harus memiliki orientasi pelayanan publik yang kuat dan mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak, baik instansi vertikal, sektor swasta, maupun masyarakat.

“Kita harus mengambil kebijakan publik yang berbasis pada analisis data yang matang guna meminimalkan risiko kegagalan program,” katanya.

Dalam jangka pendek, ia berkomitmen mengurai sejumlah program yang sempat tertunda serta memastikan realisasi anggaran berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Disdikbud, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, dan semua pihak yang selama ini memberikan dukungan,” pungkasnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


IIB Darmajaya Borong Empat Penghargaan LLDikt ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) ...


Nur Rohman Siapkan Transformasi Pendidikan di ...

MOMENTUM, Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dis ...


Buka Youth Day 2026, Purnama Wulan Sari Ajak ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung ...


Bupati Pringsewu Kenalkan Program Hilirisasi ...

MOMENTUM, Jatiagung--Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengena ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com