Pemprov Dorong Kolaborasi Percepat Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Tanggal 24 Jun 2026 - Laporan Harian Momentum - 145 Views
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat intervensi penanggulangan Tuberkulosis (TBC) secara multisektoral. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memfinalisasi aplikasi "Lampung Peduli TBC" di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung.

Sistem digital tersebut diperkuat dengan penambahan variabel data guna mengoptimalkan pelacakan kasus sekaligus mendukung program perbaikan rumah tidak layak huni bagi pasien TBC.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Lampung Selatan secara virtual dari ruang kerjanya, Rabu (24/6/2026).

Jihan menegaskan seluruh penderita TBC yang telah terdiagnosis harus tercatat dan terlaporkan dalam sistem informasi TBC.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, Kabupaten Lampung Selatan menyumbang sekitar 11 persen dari total kasus TBC di Provinsi Lampung dan menjadi salah satu kabupaten prioritas penanggulangan TBC di daerah tersebut.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Jihan menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan pelacakan dan asesmen lapangan secara lebih progresif agar penanganan dan penyaluran bantuan bagi pasien dapat berjalan optimal.

Ia juga menyoroti masih rendahnya angka penemuan kasus baru atau notification rate yang baru mencapai 11 persen dari target ideal sebesar 90 persen. Kondisi itu menunjukkan masih banyak kasus TBC yang belum terdeteksi dan memerlukan penanganan lebih serius.

Dalam rapat tersebut, Jihan menegaskan penurunan kasus TBC menjadi salah satu prioritas nasional dengan target pengurangan sebesar 50 persen dalam lima tahun.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mendorong peningkatan penemuan kasus secara masif melalui skrining aktif berbasis wilayah dengan memberdayakan organisasi masyarakat dan memperbanyak jumlah kader di tingkat lokal.

Dinas Kesehatan Lampung Selatan diminta memperkuat kemitraan dengan dokter praktik mandiri, klinik swasta, dan rumah sakit swasta dalam sistem pelaporan satu pintu.

Pemerintah daerah juga diminta mengimplementasikan program X-Ray Voucher, yakni merujuk warga yang diduga terjangkit TBC untuk menjalani pemeriksaan rontgen secara gratis di Klinik Syifa Kasih Medical Center, Pasar Tanjung Bintang.

Melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan sistem digital, dan dukungan program perumahan sehat, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis percepatan penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif sehingga target eliminasi TBC sesuai agenda pembangunan kesehatan nasional dapat tercapai.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Pemprov Dorong Kolaborasi Percepat Eliminasi ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi Lampung mempercepa ...


PMI Pringsewu Siapkan Bulan Dana untuk Dukung ...

MOMENTUM, Pringsewu — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pr ...


Prabowo Targetkan Modernisasi 350 Rumah Sakit ...

MOMENTUM, Krui -- Presiden Prabowo Subianto menargetkan modernisa ...


Prabowo: Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pelayana ...

MOMENTUM, Krui -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak bole ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com