Muharam Jadi Momentum Berbagi, 200 Yatim dan Penyandang Disabilitas di Bandarlampung Terima Santunan

Tanggal 25 Jun 2026 - Laporan - 88 Views

MOMENTUM, Bandarlampung-- Tawa dan senyum anak-anak yatim serta penyandang disabilitas mewarnai Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandarlampung, Kamis (25-6-2026).

Di tengah suasana penuh kehangatan itu, mereka menerima santunan dan beasiswa pendidikan dalam rangka Program Nasional Peaceful Muharam 1448 Hijriah: Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas.

Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Dari Bandarlampung, kegiatan terhubung secara langsung melalui siaran nasional bersama Kementerian Agama RI, menandai semangat berbagi yang berlangsung dari daerah hingga tingkat nasional.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandarlampung, Erwinto, mengatakan Muharam bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, anak yatim dan penyandang disabilitas harus merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menjalani kehidupan. Kehadiran pemerintah, lembaga zakat, para dermawan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian sosial terus hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

“Pada bulan Muharam kami ingin memastikan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas merasakan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri. Ada pemerintah, lembaga zakat, para dermawan, dan masyarakat yang bergandengan tangan menghadirkan harapan bagi masa depan mereka. Kebahagiaan yang lahir dari kepedulian ini kami harapkan terus tumbuh, tidak hanya pada Muharam, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Erwinto.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Bandarlampung menyalurkan 200 paket santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, pondok pesantren, madrasah diniyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), sekolah luar biasa (SLB), panti asuhan, hingga masyarakat sekitar.

Selain santunan, sebanyak 15 beasiswa pendidikan juga diberikan kepada siswa yatim berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan mereka.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Bandarlampung, Arief Hasyimi, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Peaceful Muharam 1448 Hijriah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Program ini dirancang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, serta masyarakat.

“Secara nasional program ini menargetkan pemberian manfaat kepada dua juta anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya yang disiarkan secara nasional menjelaskan bahwa Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada masa Arab kuno, Muharam dikenal sebagai bulan yang dihormati karena menjadi masa gencatan senjata dan tidak diperkenankan terjadi peperangan.

Muharam juga menjadi titik awal penanggalan kalender Hijriah yang hingga kini digunakan umat Islam di seluruh dunia. Karena itu, semangat kedamaian dan kepedulian yang terkandung dalam Muharam perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya melalui perhatian kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.

“Karena itu, 10 Muharam kita maknai sebagai hari pembebasan dan kebahagiaan bagi anak yatim serta penyandang disabilitas,” ujar Nasaruddin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Bandarlampung, Kepala Subbagian Tata Usaha, para kepala seksi dan penyelenggara, kepala KUA, kepala madrasah se-Kota Bandarlampung, mitra lembaga zakat, serta para donatur.

Melalui gerakan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini, Muharam tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi ruang untuk menebar kepedulian, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. (**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Mirza Tantang Lulusan Teknik Unila Jadi Pengg ...

MOMENTUM, Bandarlampung-- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal ...


Muharam Jadi Momentum Berbagi, 200 Yatim dan ...

MOMENTUM, Bandarlampung-- Tawa dan senyum anak-anak yatim serta p ...


Karya Bakti TNI Kodim 0424, Bangun Jalan hing ...

MOMENTUM, Pringsewu--Karya Bakti TNI Kodim 0424/Tanggamus resmi d ...


Kemenag Pringsewu Salurkan Bantuan untuk Anak ...

MOMENTUM, Pringsewu--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com