Lampung Genjot Pelatihan Vokasi untuk Cetak SDM Desa yang Terampil

Tanggal 11 Jul 2026 - Laporan Harian Momentum - 145 Views
Wagub Jihan Nurlela didampingi Kadisnaker Agus Nompitu memasangkan rompi peserta Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pesawaran – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif (GERCEP) 2026. 

Program yang digelar di Balai Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kamis (9/7/2026), itu disiapkan untuk mencetak tenaga kerja terampil sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru di desa.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membangun kemandirian ekonomi desa. Menurutnya, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pola pikir untuk memecahkan persoalan dan menciptakan peluang usaha.

"Adanya program vokasi melalui semangat design thinking ini, kita harapkan ke depan teman-teman di desa-desa bisa melakukan pemecahan masalah dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, sehingga solusi yang dihasilkan lebih tepat dan berdampak bagi masyarakat," katanya.

Jihan menjelaskan pelatihan vokasi merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, yakni Desaku Maju, yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas SDM dalam satu ekosistem pembangunan desa.

Menurutnya, berbagai program seperti penyediaan Rice Milling Unit (RMU), dryer, pupuk organik cair (POC), hingga pembangunan jalan lingkungan akan semakin optimal apabila didukung oleh SDM yang kompeten.

"Desaku Maju ini mengintegrasikan banyak program pembangunan desa. Hari ini kita lengkapi dari sisi sumber daya manusianya melalui pelatihan agar mampu masuk ke dalam ekosistem pembangunan desa dan memperkuat ekonomi masyarakat," ujarnya.

Jihan mengungkapkan tantangan ketenagakerjaan di Lampung masih cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026, dari sekitar 4,9 juta penduduk yang bekerja, hanya sekitar 31 persen yang berada di sektor formal, sedangkan sisanya masih bekerja di sektor informal.

"Data ini mengingatkan bahwa pekerjaan rumah kita bukan hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan kualitas SDM, produktivitas, dan daya saing tenaga kerja," katanya.

Ia menegaskan pelatihan vokasi tidak bertujuan semata-mata menyiapkan masyarakat menjadi pencari kerja, melainkan membentuk individu yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan di lingkungannya.

"Bapak Ibu yang mengikuti program vokasi ini bukan untuk kita sediakan lapangan pekerjaannya, tetapi bagaimana membangun pola pikir kritis, mampu menganalisis masalah, mencari solusi, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta memperkuat ekosistem ekonomi desa," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu menjelaskan pelatihan vokasi tahun 2026 dilaksanakan melalui skema Mobile Training Unit (MTU), yakni menghadirkan instruktur beserta peralatan pelatihan langsung ke desa-desa sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelatihan.

"Instruktur yang datang ke desa-desa. Dengan keterbatasan jarak dan akses pelayanan, skema MTU menjadi solusi agar masyarakat tetap memperoleh pelatihan berkualitas," ujarnya.

Agus mengatakan pelatihan tahun ini difokuskan pada kejuruan pengelasan dasar peralatan pertanian. Program tersebut dilaksanakan di 33 desa yang tersebar di 13 kabupaten/kota dengan total sekitar 528 peserta.

Menurut Agus, metode pelatihan menerapkan pembelajaran berbasis kompetensi dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik agar peserta benar-benar menguasai keterampilan yang dibutuhkan di lapangan.

Ia menambahkan, pelatihan vokasi juga diharapkan mampu mendorong penurunan angka pengangguran terbuka di Provinsi Lampung yang pada 2026 untuk pertama kalinya berada di bawah empat persen, yakni sebesar 3,95 persen.

Sebelumnya, pada 2025 sebanyak 928 warga telah mengikuti pelatihan serupa di berbagai desa. Pemerintah Provinsi Lampung berharap program tersebut terus melahirkan SDM desa yang unggul, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas." (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Lampung Genjot Pelatihan Vokasi untuk Cetak S ...

MOMENTUM, Pesawaran – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperk ...


IKBI PTPN I Dorong Keluarga Jadi Mitra Strate ...

MOMENTUM, Jakarta  – Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT ...


Peringati Harganas, PTPN I Latih 28 Terapis A ...

MOMENTUM, Jakarta --Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 33 Tahun ...


Sinergi Kuat PTPN IV PalmCo: Dewan Komisaris ...

MOMENTUM , Bandarlampung --Dalam semangat kolaborasi dan upaya be ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com