Ketua PA GMNI Bengkulu: Prasetyo Hadi Layak Jadi Teladan Generasi Muda

Tanggal 21 Jul 2026 - Laporan Harian Momentum/rls - 168 Views

MOMENTUM, Bengkulu--Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Bengkulu, Hairul Mu'min, menilai Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berhasil menjalankan peran sebagai penyambung komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Menurut dia, penyampaian kebijakan pemerintah oleh Prasetyo berlangsung lugas, terukur, dan mudah dipahami publik.

Hairul, yang akrab disapa Elung, mengatakan kemampuan komunikasi Prasetyo menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat tanpa memunculkan polemik yang berlebihan. Ia menilai Prasetyo mampu memilih diksi yang tepat serta menyampaikan pesan dengan intonasi yang tenang.

"Mas Pras mampu mengomunikasikan setiap kebijakan pemerintah sehingga dapat diterima masyarakat. Intonasinya tenang, penyampaiannya lugas, dan pilihan katanya terstruktur sehingga pesan pemerintah mudah dipahami tanpa menimbulkan kontroversi. Hal itu menunjukkan kematangannya sebagai tokoh publik," kata Hairul dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, 21 Juli 2026.

Selain menyoroti kemampuan komunikasi, Hairul menilai perjalanan karier Prasetyo Hadi dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu, kata dia, menempuh proses panjang sebelum dipercaya mengemban jabatan Menteri Sekretaris Negara.

Menurut Hairul, jabatan yang kini diemban Prasetyo merupakan hasil dari proses pembelajaran, pengalaman, dan konsistensi dalam berkiprah di dunia politik maupun pemerintahan.

"Posisi yang diraih Mas Pras tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang membentuk karakter kepemimpinannya. Semangat perjuangan itulah yang patut menjadi teladan, terutama bagi generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme," ujarnya.

Hairul juga menilai Prasetyo mampu membangun komunikasi politik yang menjembatani hubungan pemerintah dengan berbagai lembaga negara maupun masyarakat. Peran tersebut, menurut dia, berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah.

"Ia menjadi penghubung utama antara pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat. Kemampuan merangkul berbagai pihak membuat komunikasi antarlembaga berjalan lebih efektif," katanya.

Di samping itu, Hairul menilai Prasetyo masih memegang teguh nilai-nilai marhaenisme yang diwariskan Bung Karno. Ia menyoroti komitmen Prasetyo yang terus mendorong penerapan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Saya melihat komitmen itu sebagai fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. Pasal 33 UUD 1945 harus tetap menjadi landasan dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat," ujar Hairul. (*)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Putri Zulhas Siap Dukung HPN dan Porwanas 202 ...

MOMENTUM, Jakarta – Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasa ...


Pansus DPRD Pringsewu Usulkan Penggabungan OP ...

MOMENTUM, Pringsewu – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Pr ...


Pemkab Lamteng Diminta Prioritaskan Perbaikan ...

MOMENTUM, Gunungsugih – Ketua Komisi IV DPRD Lampung Tengah Mer ...


Ketua PA GMNI Bengkulu: Prasetyo Hadi Layak J ...

MOMENTUM, Bengkulu--Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com