MOMENTUM, Panaragan – Sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan saat reses Anggota DPRD Tulangbawang Barat, Idris Hadi, di Kelurahan Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Sabtu (1/8/2026). Aspirasi yang disampaikan antara lain terkait infrastruktur jalan lingkungan, kepesertaan BPJS gratis yang tidak lagi aktif, hingga rendahnya tegangan listrik.
Menanggapi keluhan tersebut, Idris Hadi yang akrab disapa Arsat Ali mengatakan pemerintah pusat berencana menggratiskan kepesertaan BPJS Kesehatan mulai Oktober 2026.
"Baik peserta BPJS gratis maupun mandiri akan digratiskan. Namun, bagi yang memiliki tunggakan iuran, tunggakan itu harus diselesaikan terlebih dahulu. Setelah itu, kepesertaan akan kembali aktif dan digratiskan secara otomatis," ujarnya.
Ia menjelaskan, banyak peserta BPJS gratis yang statusnya nonaktif karena masih memiliki tunggakan administrasi. Hal serupa juga berlaku bagi peserta mandiri.
Selain itu, Idris juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
"Efisiensi anggaran menyebabkan pembangunan di banyak daerah menjadi terbatas karena kemampuan fiskal menurun. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Tulangbawang Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia," katanya.
Menurut Idris, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus mengutamakan belanja wajib, seperti belanja pegawai dan kebutuhan dasar lainnya, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan menjadi semakin sempit.(*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com