APTISI Lampung Dorong PTS Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045

Tanggal 10 Agu 2026 - Laporan Harian Momentum. - 133 Views
Ketua APTISI Lampung Firmansyah. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Lampung siap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pada 27–29 Agustus 2026. 

Forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi swasta (PTS) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

Rakernas I APTISI akan menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus merumuskan kebijakan dan langkah strategis pengembangan PTS yang berkualitas, mandiri, inovatif, kolaboratif, dan berdampak.

Ketua APTISI Lampung Firmansyah mengatakan, Rakernas mengusung tema “Dari Sai Bumi Ruwa Jurai untuk Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut mencerminkan semangat Lampung sebagai tuan rumah untuk berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan tinggi nasional.

“Tema ini mencerminkan semangat Lampung sebagai tuan rumah untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan tinggi nasional,” kata Firmansyah.

Rakernas dijadwalkan menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto beserta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan tinggi sebagai narasumber.

Menurut Firmansyah, kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi diharapkan memberikan gambaran mengenai arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, transformasi pendidikan tinggi, penguatan riset dan inovasi, serta berbagai isu strategis yang dihadapi PTS.

“Pak Menteri Pendidikan Tinggi akan menyampaikan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, transformasi pendidikan tinggi, penguatan riset dan inovasi, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian PTS di Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan riset dan inovasi menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan daya saing PTS. Perguruan tinggi swasta, kata dia, tidak cukup hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga harus mampu menghasilkan inovasi dan solusi bagi masyarakat.

“PTS tidak boleh hanya menjadi penyedia pendidikan, tetapi juga pusat inovasi yang melahirkan solusi bagi bangsa,” tegasnya.

Firmansyah menambahkan, semangat kebersamaan yang tercermin dari identitas Lampung sebagai Sai Bumi Ruwa Jurai perlu diterapkan dalam membangun jejaring dan kolaborasi antar-PTS.

“Lampung sebagai Sai Bumi Ruwa Jurai menjadi simbol kebersamaan dan keberagaman. Semangat ini harus kita bawa dalam membangun PTS yang mandiri, inovatif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Rakernas I APTISI Muprihan Thaib mengatakan, forum tersebut menjadi kesempatan bagi PTS dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dan merumuskan rekomendasi yang dapat diterapkan di masing-masing perguruan tinggi.

“Kehadiran para pemangku kepentingan akan memperkuat komitmen kita dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Muprihan.

Wakil Rektor III Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu berharap Rakernas menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan di kampus-kampus, sehingga PTS tidak hanya mandiri secara kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“APTISI harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rakernas I APTISI akan berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi di Bandarlampung, termasuk Pendopo/Mahan Agung Gubernur Lampung dan Ballroom Diamond lantai 5 Hotel Grand Mercure.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan agenda pengenalan potensi daerah bagi peserta melalui kegiatan city tour.

Muprihan menegaskan, Rakernas di Lampung diharapkan tidak berhenti sebagai forum organisasi, tetapi menjadi momentum memperkuat transformasi PTS agar mampu menghadapi perubahan dan persaingan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun global.

“APTISI harus menjadi motor penggerak transformasi pendidikan tinggi swasta agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Buka Lomba PBB di Kebun Tebu, Bupati Lambar T ...

MOMENTUM, Kebuntebu--Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus secara r ...


APTISI Lampung Dorong PTS Mandiri Menuju Indo ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indones ...


PPI Dunia Mengabdi 2026 di Kendari-Wakatobi, ...

MOMENTUM, Kendari -- Pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan d ...


Didanai Pusat, 13 Sekolah di Bandarlampung Te ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Sebanyak 13 sekolah di Kota Bandarlampun ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com