BUMDes Disiapkan Jadi Motor Ekspor, Pemprov Lampung Dorong Pendapatan Desa

Tanggal 27 Agu 2026 - Laporan Harian Momentum - 87 Views
Rapat terkait Program Ekspor dari Desa yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan program ekspor berbasis desa sebagai bagian dari Program Desaku Maju.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat terkait Program Ekspor dari Desa yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekda, Rabu (26/8/2026).

Program ekspor berbasis desa tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan pendapatan desa melalui penguatan sektor usaha dari hulu hingga hilir.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama masyarakat desa untuk mengambil peran lebih besar dalam rantai ekonomi, termasuk menjadi pelaku usaha hingga eksportir.

Dengan keterlibatan tersebut, nilai tambah dari berbagai komoditas unggulan daerah diharapkan tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi mampu memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat desa.

Dalam rapat tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung memaparkan pemetaan sejumlah komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi dikembangkan dan dipasarkan ke pasar ekspor.

Untuk merealisasikan konsep ekspor dari desa, diperlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari penyusunan konsep dan regulasi, pemetaan komoditas, penguatan kelembagaan BUMDes, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pendampingan proses ekspor.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan mengatakan konsep ekspor dari desa merupakan bagian dari ekosistem Program Desaku Maju yang harus segera diterjemahkan dalam dokumen dan alur kerja yang jelas.

"Keputusan dari rapat hari ini bahwa kita akan memastikan konsep ini, dokumen tertulisnya harus diselesaikan oleh Bappeda bersama dengan Perindag terkait dengan alur prosesnya," jelasnya.

Ia meminta Bappeda bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera menyusun dokumen yang memuat mekanisme pelaksanaan program secara terstruktur.

Selain penyusunan dokumen, Pemprov Lampung juga akan memperkuat kapasitas pengelola BUMDes. Langkah tersebut akan disinergikan dengan agenda Bimbingan Teknis peningkatan kapasitas pengelola BUMDes yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMD) pada September mendatang.

"Kemudian simultan dengan proses itu juga, kita segera melaksanakan workshop. Kebetulan memang di bulan September ini akan ada Bimtek peningkatan kapasitas pengelola BUMDes di PMD, oleh karenanya nanti Perindag dan Bappeda segera berkoordinasi dengan PMD untuk memastikan program tersebut," tegasnya.

Melalui program tersebut, Pemprov Lampung berharap desa mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan, memperkuat kapasitas usaha masyarakat, serta berperan lebih besar dalam rantai perdagangan hingga pasar internasional.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Pemkab Lampung Barat Canangkan Gerakan ASRI, ...

MOMENTUM, Liwa--Lampung Barat resmi mencanangkan Gerakan Aman, Se ...


Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta ...

MOMENTUM, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pert ...


Lampung Perkuat Operasi Tangani Karhutla, Hel ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat p ...


ATR/BPN Pangkas Waktu Layanan Pertanahan, Pen ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Per ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com