MOMENTUM, Bandarlampung--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mematangkan persiapan mengikuti seleksi nasional Bawaslu Membelajarkan Volume 2 melalui rapat finalisasi. Program berkonsep video-based learning ini mengusung tema besar "Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029".
Dalam ajang nasional tersebut, Bawaslu Lampung mendapat kepercayaan khusus untuk membedah materi krusial kepemiluan pada klaster Desain Sistem Pemilu. Isu utama yang dikaji mencakup Presidential Threshold, Parliamentary Threshold, Sistem Kepartaian, hingga Representasi Politik.
Seperti dalam keterangan yang dilansir harianmomentum.com, Rabu (2-8-2026), Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono menegaskan, konten yang disusun tidak boleh sebatas pemaparan teori formal. Pembahasan harus menghadirkan analisis tajam dan kontekstual guna memberikan literasi kepemiluan yang mendalam bagi masyarakat.
Penetapan materi ini menjadi krusial mengingat tenggat peluncuran video ke publik jatuh pada 3 September 2026. Tim produksi Bawaslu Lampung terus mengevaluasi ketepatan durasi video 20–30 menit, kelengkapan teks terjemahan, serta strategi penyebaran konten di media sosial.
Hasil karya edukasi ini nantinya dipublikasikan melalui kanal YouTube dan media sosial resmi lembaga. Langkah tersebut ditujukan untuk membuka ruang diskusi konstruktif bersama pemilih, akademisi, media, serta pemangku kepentingan pemilu lainnya.
Achmad Sutiono optimistis bahwa karya ini tak sekadar memenuhi prasyarat seleksi menuju Knowledge Showcase dan Grand Final Nasional. Lebih dari itu, video ini diharapkan menjadi kontribusi pemikiran nyata dari Lampung dalam mengawal penataan sistem demokrasi menuju Pemilu 2029.(**)
Editor: Agus Setyawan
E-Mail: harianmomentum@gmail.com