BGN Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo

Tanggal 02 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum - 142 Views
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana. Foto: Ist

MOMENTUM, Sidoarjo — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan investigasi terkait dugaan keracunan setelah ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan, berdasarkan hasil pendataan dan investigasi di lapangan, sebanyak 512 orang terdampak dalam kejadian tersebut.

"Berdasarkan data yang kami terima dari teman-teman yang sudah melakukan investigasi di lapangan, total yang terpapar atau terdampak sebanyak 512 orang," kata Ketut, Rabu (2/9/2026).

Dari jumlah tersebut, 80 santri masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak 312 santri telah diperbolehkan pulang dan dinyatakan sembuh, sedangkan 120 lainnya masih dalam observasi.

Ketut mengatakan BGN melakukan investigasi bersama dinas kesehatan terkait untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan tersebut. Hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah proses investigasi selesai.

"Yang pertama adalah melakukan tindakan investigasi dengan Dinas Kesehatan terkait dan hasilnya nanti kita akan umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan," ujarnya.

Selain investigasi, BGN juga memberikan sanksi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin yang memasok makanan dalam program MBG tersebut. SPPG itu di-suspend dengan kategori berat selama 30 hari.

"Kemudian kami juga melakukan suspend dengan kategori berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo, Talang Angin," kata Ketut.

BGN juga mengusulkan pencopotan Kepala SPPG Talang Angin dan penggantian pengelola. Menurut Ketut, langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan para santri yang masih menjalani perawatan.

"Kemudian kami juga mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian. Kita akan fokus dengan penyelamatan kesehatan anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit," tuturnya.

BGN belum menyimpulkan penyebab kejadian tersebut. Investigasi bersama dinas kesehatan masih berlangsung untuk memastikan sumber masalah dan menjadi dasar penanganan selanjutnya.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Rektor IIB Darmajaya: IPK Bukan Satu-satunya ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Mahasiswa baru Institut Informatika d ...


BGN Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Sidoa ...

MOMENTUM, Sidoarjo — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan invest ...


Ratusan Santri di Sidoharjo yang Diduga Kerac ...

MOMENTUM, Sidoarjo - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Da ...


Festival Kreasi GTK Lampung Dorong Inovasi Pe ...

MOMENTUM, Balikbukit — Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependid ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com