Pemkab Lambar Kembali Bagikan 1.048 Stell Seragam Sekolah

Tanggal 07 Sep 2026 - Laporan Sulemy - 94 Views
Bupati Lambar Parosil Mabsus menyerahkan bantuan sergam sekolah gratis, untuk pelaar di Kecamatan Sukau dan Lumbokseminung

MOMENTUM, Sukau--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kembali membagikan 1.048 setel seragam sekolah gratis, kepada pelajar  di Kecamatan Sukau dan Lumbokseminung, Senin (7-9-2026).

Seragam sekiolah itu secara simbolis diserahkan langsung  Bupati Lambar  Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Di SMP Negeri 1 Lumbokseminung, bantuan diberikan kepada 355 siswa. Sedangkan di SMP Negeri 1 Sukau, tercatat 693 siswa menerima bantuan tersebut.

Setiap siswa menerima tiga jenis seragam: putih-merah untuk SD dan putih biru untuk SMP, ditambah seragam pramuka, dan batik.

Bupati Lambar Parosil Mabsus mengatakan, program seragam gratis bukan kebijakan baru. Program tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan pada periode pertama pasangan Parosil-Mad Hasanurin memimpin Lambar.

Namun, jumlah bantuan kini ditambah. Pada periode sebelumnya, siswa mendapat satu setel seragam dan tas. Setelah dievaluasi dan menerima masukan orang tua, bantuan ditingkatkan menjadi tiga setel seragam.

“Pada periode sebelumnya ada seragam gratis satu setel dan tas. Setelah kita evaluasi di lapangan, orang tua menginginkan seragam gratis tetap diberikan sebanyak tiga setel, yaitu putih-merah, Pramuka dan batik berikut alat tulis,” kata Parosil.

Menurutnya, tiga jenis seragam tersebut merupakan seragam wajib yang digunakan siswa setiap pekan.

Dengan bantuan tersebut, orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli seragam.

Parosil mengakui pembagian seragam tahun ini terlambat. Seharusnya bantuan sudah diterima siswa sejak awal tahun ajaran.

“Saya mohon maaf karena pembagian seragam tahun ini terlambat. Persoalan keterlambatan pembagian karena pengadaannya cukup banyak,” katanya.

Dia memastikan, dinas pendidikan akan mengevaluasi proses pengadaan hingga distribusi.Targetnya jelas. Tahun depan, seragam gratis harus sudah tiba di sekolah sebelum siswa membutuhkannya.

“Sudah saya koordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar pembagian seragam gratis ini bisa lebih cepat,” kata Parosil.

Parosil menegaskan kebijakan pendidikan tidak cukup hanya dirancang dari kantor. Masukan orang tua dan kondisi di lapangan harus menjadi dasar perbaikan program.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari orang tua siswa. Suryadi wali murid di Lumbokseminung, mengatakan, program seragam gratis membantu mengurangi pengeluaran keluarga.

“Sebagai orang tua, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, khususnya bapak nupati. Ini sangat membantu kami karena dapat meringankan beban sekaligus memotivasi anak-anak agar semakin semangat belajar di sekolah,” kata Suryadi.

Menurut Suryadi, seragam baru juga membuat siswa lebih percaya diri. “Siswa jadi lebih percaya diri dan semangat ke sekolah,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Meliana, wali murid di Kecamatan Sukau.

Dia menilai biaya perlengkapan sekolah cukup besar jika seluruh kebutuhan harus dibeli sendiri.

“Terima kasih atas pembagian seragam gratis ini kepada putra-putri kami di Kecamatan Sukau. Kalau harus membeli sendiri tentu biayanya cukup mahal,” kata Meliana.

Dia berharap, program tersebut terus dilanjutkan. Bahkan, bila memungkinkan, bantuan diperluas ke kebutuhan sekolah lainnya. (**)

Editor: Munizar


Comment

Berita Terkait


Defisit Ditutup dari SILPA, Belanja Daerah Pr ...

MOMENTUM, Pringsewu--Belanja daerah Kabupaten Pringsewu dalam Per ...


Tubaba Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPP ...

MOMENTUM, Panaragan--Nasib 2.196 Pegawai Pemerintah dengan Perjan ...


Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN ...

MOMENTUM, Bandarlampung— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ...


Pemkab Lambar Kembali Bagikan 1.048 Stell Ser ...

MOMENTUM, Sukau--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kemb ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com