REI Lampung dan BRI Dorong Ekosistem Perumahan Lewat Property Expo

Tanggal 08 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum. - 346 Views
REI-BRI Property Expo 2026 di Atrium Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandarlampung, 7-13 September 2026. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung — DPD Realestat Indonesia (REI) Lampung bersama BRI menggelar REI-BRI Property Expo 2026 di Atrium Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandarlampung, 7-13 September 2026.

Pameran tersebut mempertemukan pengembang, perbankan, pemerintah dan masyarakat untuk memperluas akses informasi serta pembiayaan kepemilikan rumah.

Puluhan pengembang yang tergabung dalam DPD REI Lampung ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat memperoleh informasi berbagai pilihan hunian, termasuk rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ketua DPD REI Lampung Yuliana Gunawan mengatakan persoalan perumahan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan rumah, tetapi juga menyangkut ketersediaan lahan, perizinan, pembiayaan dan kemampuan masyarakat mengakses hunian.

Berdasarkan data yang disampaikannya, sekitar 9 juta rumah tangga di Indonesia masih belum memiliki rumah.

"Ini menunjukkan bahwa tantangan kita masih besar. Tetapi di balik tantangan itu ada tanggung jawab dan peluang yang besar," kata Yuliana.

Menurut dia, besarnya kebutuhan hunian membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dalam ekosistem perumahan. Pengembang berperan menyediakan rumah, perbankan memberikan pembiayaan, pemerintah menyiapkan kebijakan, sedangkan regulator memastikan ekosistem berjalan dengan baik.

"Kita tidak boleh bekerja sendiri. Pengembang membangun rumah, bank menyediakan pembiayaan, pemerintah membuat kebijakan, regulator menjaga ekosistem dan seluruh stakeholder harus bergerak bersama," ujarnya.

Regional CEO BRI Regional Office V Andreas Chandra Santoso mengatakan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam membantu masyarakat memiliki rumah.

Karena itu, REI-BRI Property Expo 2026 tidak hanya menjadi ruang transaksi, tetapi juga sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai skema dan mekanisme pembiayaan perumahan.

"Kami berharap ini menjadi ruang diskusi yang bagus, baik bagi pengembang, perbankan, pemerintah maupun masyarakat untuk mendapatkan informasi yang lebih transparan dan mudah sehingga mereka dapat mengakses pembiayaan perumahan," kata Andreas.

Ia mengatakan sektor perumahan memiliki dampak luas terhadap perekonomian karena pembangunan dan transaksi hunian turut menggerakkan sektor konstruksi, material bangunan, jasa hingga furnitur.

BRI, kata dia, berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem perumahan melalui pembiayaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Ekosistem perumahan akan menggerakkan perekonomian suatu daerah. Ini harus menjadi kerja sama dan kolaborasi banyak pihak, baik pengembang, pemerintah, regulator, perbankan dan tentu masyarakat luas," ujarnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Harga BBM Nonsubsidi Tak Berubah pada 1 Novem ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Harga bahan bakar minyak (BBM) d ...


PTPN I Gandeng Stakeholder Tanam 2.026 Pohon ...

MOMENTUM, Bandung--Ancaman perubahan iklim dan meningkatnya risik ...


Piala by.U 2026 Hadir di Lampung, Libatkan 48 ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Telkomsel melalui by.U menghadirkan Pial ...


Tingkatkan Layanan Jemaah, Bandara Radin Inte ...

MOMENTUM, Lampung--Pengelola Bandara Internasional Radin Inten II ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com