Pencarian 5 Wartawan Diperluas ke Utara Gunung Anak Krakatau

Tanggal 10 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum - 102 Views
Tim SAR perluas pencarian lima wartawan yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung-- Tim SAR gabungan memperluas pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, ke arah utara Gunung Anak Krakatau (GAK), Kamis (10/9/2026).

Perluasan pencarian dilakukan setelah penyisiran di sisi selatan GAK hingga radius sekitar 20 Nautical Mile (NM) dari titik tengah gunung tersebut belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, area pencarian di sisi selatan telah tercover penuh. Selanjutnya, tim menggeser penyisiran ke sisi utara dengan tetap berfokus di sekitar kawasan GAK.

"Untuk besok, mungkin kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu," kata Al Amrad di Pandeglang, Kamis.

Perluasan sektor pencarian dilakukan berdasarkan perhitungan arus, pergeseran gelombang, dan arah angin. Berdasarkan hasil SAR Mission Planning (SARMEP), pencarian juga mengarah ke barat daya dari Pulau Gunung Anak Krakatau.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, total area yang disisir tim SAR mencapai sekitar 271 mil laut atau setara 502 kilometer.

Sebelumnya, RIB 02 Basarnas menyisir tiga pulau di sekitar GAK, yakni Rakata, Krakatoa, dan Panjang. Namun, lima jurnalis dan tiga orang lainnya belum ditemukan.

Anggota tim SAR gabungan dari RIB 02 Ahmad Taufiq mengatakan penyisiran dilakukan di tengah kondisi perairan yang masih dipenuhi abu vulkanik. Tim menyesuaikan jalur pelayaran dengan arah angin untuk menghindari paparan abu.

"Abu vulkanik masih tebal di perairan Selat Sunda. Namun kapal melaju mengiringi arah angin, jadi tidak kena abu vulkanik," katanya.

Pencarian juga menghadapi kondisi laut yang semakin berat. Angin dan gelombang terpantau menguat menjelang siang hingga sore hari, dengan tinggi gelombang berkisar 1 hingga 2 meter.

Selain kondisi cuaca dan arus Selat Sunda, tim SAR harus memperhitungkan aktivitas vulkanik GAK yang masih berstatus Level III atau Siaga. PVMBG menetapkan radius 3 kilometer dari kawah sebagai area berbahaya yang tidak boleh dilalui masyarakat.

Al Amrad mengatakan penambahan personel dan armada masih terus dievaluasi. Unsur TNI AL melalui Danlanal juga tetap mengerahkan kapal berukuran besar untuk mendukung operasi pencarian dan lego jangkar di sekitar lokasi.

"Operasi yang tengah berjalan difokuskan pada pencarian, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi penyelamatan secara langsung," ujarnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Jaili Dituntut 19 Tahun Penjara, Keluarga Kor ...

MOMENTUM, Menggala--Persidangan kasus dugaan tindak pidana yang m ...


Basarnas Kerahkan Helikopter Cari 5 Wartawan ...

MOMENTUM, Banten-- Basarnas mengerahkan helikopter untuk memperku ...


Pencarian 5 Wartawan Diperluas ke Utara Gunun ...

MOMENTUM, Bandarlampung-- Tim SAR gabungan memperluas pencarian d ...


Dugaan Pemalsuan, Polisi Sita 10 Ribu Sertifi ...

MOMENTUM, Bogor-- Polda Metro Jaya mengamankan sekitar 10 ribu se ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com