Basarnas Optimalkan Pencarian 5 Wartawan hingga Senin 14 September

Tanggal 11 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum - 340 Views
Hingga Jumat (11/9), keberadaan delapan orang (ermasuk 5 wartawan) masih belum diketahui. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda. Foto: Ist.

MOMENTUM, Jakarta-- Hingga Jumat (11/9/2026) sore, Basarnas masih mengoptimalkan pencarian lima wartawan dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda. Operasi pencarian dijadwalkan berlangsung hingga Senin (14/9), sesuai batas tujuh hari operasi.

Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syafii mengatakan, ketentuan tersebut mengacu pada International Aeronautical and Maritime Search and Rescue Manual (IAMSAR Guidelines).

"Kalau mengacu kepada IAMSAR Guidelines, bahwa operasi ini akan dilaksanakan berturut-turut selama tujuh hari," kata Syafii, Jumat (11/9/2026).

Menurut dia, evaluasi akan dilakukan pada hari ketujuh untuk menentukan langkah selanjutnya dalam operasi pencarian.

Rapat evaluasi akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta tim medis.

"Dan nanti pada saat hari ketujuh, kita akan laksanakan rapat evaluasi yang melibatkan semuanya. Baik itu PVMBG, kemudian teman-teman BMKG, kemudian kita melibatkan misalkan teman-teman medis tentang bagaimana kelanjutan operasi ini," ujarnya.

Syafii menjelaskan, kegiatan pencarian oleh sarana Basarnas berlangsung sejak pagi hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah itu, sejumlah sarana pencarian dapat kembali ke tempat sandar karena keterbatasan operasional.

Namun, pencarian tidak sepenuhnya berhenti setelah waktu tersebut. Basarnas tetap mengimbau pengguna lalu lintas laut untuk ikut membantu mencari keberadaan delapan orang yang hilang.

"Yang berhenti misalkan dari jam 7 sampai jam 5 sore adalah sarana prasarana yang memang penuh keterbatasan sehingga mereka sore akan mungkin lego ataupun sandar," katanya.

"Tapi bagi pengguna lalu lintas laut, kita akan men-declare secara simultan terus-menerus mengimbau kepada seluruh pengguna arus laut ini untuk ikut melaksanakan pencarian. Jadi operasi dilaksanakan terus-menerus selama tujuh hari," lanjut Syafii.

Sebelumnya, delapan orang dilaporkan hilang kontak setelah berlayar menuju sekitar Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis lepas.

Mereka berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kelima jurnalis tersebut bersama Warta selaku kapten speedboat, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.

Hingga Jumat (11/9), keberadaan delapan orang tersebut masih belum diketahui. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Polres Pringsewu dan BNN Edukasi Warga Margak ...

MOMENTUM, Pringsewu – Polres Pringsewu bersama Badan Narkotika ...


MA Dikabarkan Kabulkan Kasasi Gugatan Suket P ...

MOMENTUM, Jakarta – Perkara surat keterangan (suket) penyetaraa ...


Petani Register 46 Nyaris Bentrok, Pria Berse ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Aktivitas petani yang hendak menanam singko ...


Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan, Yuhadi P ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Yuhadi ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com