Petani Register 46 Nyaris Bentrok, Pria Bersenjata Laras Panjang Muncul di Lokasi

Tanggal 30 Okt 2026 - Laporan Hamsah. - 275 Views
Tampak seraong pria membawa senjata laras panjang mendatangi lokasi petani akan menanam singkong di hutan produksi Register 46 Way Hanakau, Lampung Utara.Foto; tangkap layar.

MOMENTUM, Kotabumi -- Aktivitas petani yang hendak menanam singkong di Register 46 Way Hanakau, Lampung Utara, Jumat (30/10/2026), nyaris berujung bentrokan. 

Situasi memanas setelah rombongan yang diduga terkait PT Paramitra Mulia Langgeng (PML) datang ke lokasi. Dalam rekaman video warga, salah seorang di antaranya terlihat membawa senjata api laras panjang.

Kedatangan rombongan tersebut terjadi sehari setelah mediasi antara ratusan petani dan manajemen PT PML menemui jalan buntu. Dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (29/10/2026), petani meminta perusahaan membuka data hak guna usaha (HGU) seluas 3.000 hektare yang diklaim sejak 2013. Namun, permintaan tersebut belum mendapat kejelasan.

Baca Juga: Mediasi Konflik Lahan Register 46 Way Hanakau Berakhir Buntu, Petani Ancam Duduki Lahan

Kondisi di Register 46 Way Hanakau, Lampung Utara, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Ist.

Pertemuan itu dihadiri Kapolsek Sungkai Utara, Danramil, Camat, Kanit Intel, serta anggota Polres Waykanan dan Polsek Pakuanratu. Meski melibatkan unsur pemerintah dan aparat keamanan, mediasi berakhir tanpa kesepakatan.

Sehari kemudian, saat petani bersiap menanam singkong di kawasan Register 46, rombongan yang diduga berasal dari pihak perusahaan tiba-tiba muncul di lokasi.

Salah seorang petani mengungkapkan, kedatangan rombongan tersebut membuat warga ketakutan. Apalagi, seorang pria yang mengenakan rompi merah, celana PDL hijau, dan sepatu boot karet terlihat membawa senjata api laras panjang di punggungnya.

Dalam video berdurasi sekitar 10 detik yang direkam warga, pria tersebut tampak berjalan di sekitar lahan yang hendak ditanami petani. Rombongan lainnya terlihat menggunakan sepeda motor trail berwarna hijau dan sepeda motor bebek hitam.

"Kami mau nanam singkong, tiba-tiba datang rombongan yang diduga dari pihak perusahaan PT PML. Ada yang membawa senjata api laras panjang. Kami takut," ujar seorang petani berinisial S saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Warga menyebut situasi sempat memanas dan hampir terjadi bentrokan fisik. Namun, aparat dari Polres Waykanan, Polsek Pakuanratu, Polsek Sungkai Utara, serta Danramil segera turun tangan untuk mengamankan keadaan.

"Barusan tadi hampir bentrok. Alhamdulillah, anggota Polres Waykanan, Polsek Pakuanratu, Polsek Sungkai Utara, dan Danramil cepat mengamankan," kata seorang warga melalui pesan WhatsApp.

Warga mengapresiasi respons aparat yang dinilai sigap dan berharap pengamanan dilakukan secara netral agar tidak terjadi bentrokan susulan.

Secara administratif, Register 46 Way Hanakau memiliki luas 10.055 hektare dan berstatus kawasan hutan produksi berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 398/Kpts-II/1996. Kawasan tersebut dikelola PT Inhutani V.

Sementara itu, warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) mengklaim sebagai mitra resmi Inhutani V. Adapun PT PML disebut hanya memiliki hubungan kerja sama operasional (KSO) dengan Inhutani V pada periode 2009–2018.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT PML mengenai kedatangan rombongan tersebut maupun dugaan adanya orang yang membawa senjata api. Identitas dan status pria yang terlihat membawa senjata dalam video itu juga belum diketahui, termasuk apakah yang bersangkutan merupakan aparat, petugas keamanan perusahaan, atau pihak lain.

Petani berharap Kapolres Lampung Utara dan Kapolres Way Kanan memberikan jaminan keamanan agar mereka dapat melanjutkan aktivitas penanaman tanpa rasa takut maupun intimidasi.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Petani Register 46 Nyaris Bentrok, Pria Berse ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Aktivitas petani yang hendak menanam singko ...


Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan, Yuhadi P ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Yuhadi ...


Polri Usut 22 Perusahaan Asing Terkait Karhut ...

MOMENTUM, Jakarta — Kepolisian RI tengah mendalami keterlibatan ...


Perkuat Pertahanan Digital Pelabuhan, Pelindo ...

MOMENTUM, Bandarlampung--PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pe ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com