MOMENTUM, Panaragan--Pelantikan empat Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dibarengi pesan tegas: program pemerintah dan PKK harus berujung pada perubahan perilaku masyarakat, bukan sekadar menjadi rutinitas kegiatan.
Ketua TP-PKK Tubaba Novianti Novriwan, melantik Ketua TP-PKK Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik, Gunungagung, dan Lambukibang di Aula Rumah Dinas Bupati Tubaba, Selasa (15-9-2026).
Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula SK Plt. Ketua TP-PKK Kecamatan Pagardewa. Novianti menegaskan, TP-PKK harus mampu menerjemahkan 10 Program Pokok PKK sesuai kebutuhan riil keluarga dan masyarakat.
“Pelaksanaan program PKK perlu diarahkan pada kebutuhan dan permasalahan nyata yang dihadapi keluarga dan masyarakat,” tegasnya.
Menurut dia, ketua TP-PKK kecamatan tidak cukup hanya melanjutkan program yang sudah berjalan. Evaluasi dan inovasi diperlukan agar gerakan PKK benar-benar menyentuh masyarakat hingga tingkat tiyuh.
Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, tiyuh, kader, dan masyarakat harus diperkuat.
“Para Ketua TP-PKK Kecamatan diharapkan menjadi penggerak dan penguat peran PKK di wilayah masing-masing, dengan melanjutkan program, melakukan evaluasi, serta menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat,” terangnya.
Novianti juga mendorong penguatan sejumlah program unggulan Tubaba melalui jaringan kader PKK, di antaranya Tubaba Q Sehat, Tubaba Q Cerdas, Tubaba Q Berdaya, dan Bank Sampah Bergerak.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaporan progres program ember tumpuk, bank sampah, dan K3W.
Program Harus Ubah Perilaku
Bupati Tubaba Novriwan Jaya menegaskan ukuran keberhasilan program pemerintah bukan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Yang menjadi tujuan utama dari berbagai program yang kita jalankan adalah bagaimana mendorong terjadinya perubahan perilaku di masyarakat,” tegasnya.
Menurut Bupati, pemerintah pada dasarnya hanya memfasilitasi. Sementara keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan dan kesadaran masyarakat.
Dia mengakui sejumlah program pemerintah terlihat sederhana. Namun, kesederhanaan itu tidak berarti dampaknya kecil. Justru program yang bersentuhan langsung dengan kebiasaan masyarakat dinilai memiliki daya ungkit besar.
“Mungkin ada program yang selama ini dipandang sederhana, tetapi justru program-program tersebut memiliki daya ungkit yang besar dan diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Bupati meminta jajaran pemerintah, TP-PKK, dan seluruh kader tidak menjadikan program sebatas agenda administratif atau kegiatan rutin.
“Program yang dilaksanakan harus mampu menghasilkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para ketua TP-PKK kecamatan yang baru dilantik: memastikan gerakan PKK tidak berhenti di ruang rapat dan seremoni, tetapi bergerak hingga keluarga dan masyarakat di tingkat tiyuh. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com