Pemprov Lampung Genjot Potensi Desa Berorientasi Ekspor untuk Perluas Pasar Global

Tanggal 21 Sep 2026 - Laporan Wawan/rls - 38 Views
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pimpin rapat pembahasan strategi pengembangan potensi desa berorientasi ekspor.

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan langkah strategis guna mendorong produk unggulan desa agar memiliki daya saing tinggi, nilai tambah optimal, serta akses yang lebih luas ke pasar internasional.

Langkah konkret tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Strategi Pengembangan Potensi Desa Ekspor yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, bertempat di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung pada Senin (21-9-2026).

Melalui strategi ini, desa tidak lagi diposisikan sekadar sebagai pemasok bahan mentah. Ke depan, desa didorong untuk bertransformasi menjadi bagian integral dari rantai pasok ekspor yang terukur, aman, dan memberikan nilai tambah ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Tahap awal pengembangan ini akan dimulai dengan melakukan pemetaan komoditas serta potensi produk desa secara menyeluruh.

Ruang lingkup pemetaan mencakup ketersediaan dan kontinuitas bahan baku, keberadaan pelaku usaha, kapasitas produksi, fasilitas pendukung, kesiapan pengolahan, standar mutu, hingga peluang pasar yang tersedia.

Dalam implementasinya, perangkat daerah terkait akan memberikan pendampingan secara komprehensif sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Pendampingan tersebut diberikan bertahap, mulai dari pemetaan potensi, penguatan kapasitas produksi, peningkatan mutu, pemenuhan standar dan sertifikasi, pengolahan dan pengemasan, hingga memastikan kesiapan produk memenuhi persyaratan ketat pasar global.

Sinergi lintas perangkat daerah juga diarahkan secara khusus untuk membantu desa beserta para pelaku usaha dalam mengatasi berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang ditemui di lapangan selama proses pengembangan produk berlangsung.

Pelaksanaan strategi ini turut melibatkan berbagai unsur penting secara kolaboratif. Mulai dari pemerintah kabupaten/kota, koperasi desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok usaha, pelaku UMKM, pelaku industri pengolahan, para eksportir, hingga mitra usaha yang bertindak sebagai bagian dari rantai pasok.

Penguatan peran dari masing-masing pihak sangat diperlukan agar seluruh rangkaian proses—mulai dari produksi, pengolahan, standardisasi, hingga pemasaran—dapat berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama calon pembeli serta mitra pasar guna memastikan bahwa produk yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar internasional.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar arah pengembangan potensi desa dapat berjalan tepat sasaran.

Sinergi yang kuat dengan para pelaku usaha, eksportir, lembaga pendukung, serta calon pembeli menjadi fondasi krusial dalam membangun ekosistem ekspor daerah yang kompetitif dan berkelanjutan.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengembangan potensi desa dapat terlaksana secara terarah, mencakup aspek penguatan hulu hingga hilir pemasaran.

Upaya komprehensif ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah produk desa, memperluas jangkauan pasar ekspor, serta membuka peluang peningkatan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di perdesaan.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Pemprov Lampung Genjot Potensi Desa Berorient ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung terus memata ...


Kendalikan Inflasi Pangan, Pemprov Lampung Ik ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung me ...


Ikuti Regulasi PPPK, Sekdaprov Lampung Garans ...

MOMENTUM, Lampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegask ...


Stok Pertalite Sempat Kosong, Pertamina Evalu ...

MOMENTUM, Bandarlampung--PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Lampung ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com