MOMENTUM, Pringsewu--Belanja daerah Kabupaten Pringsewu dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 direncanakan mencapai Rp1.147.539.392.162.
Rancangan APBD tersebut diajukan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam Rapat Paripurna DPRD Pringsewu, Senin (5/10/2026).
Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.138.539.392.162. Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp187.908.520.162 dan pendapatan transfer sebesar Rp950.630.872.000.
Sementara itu, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp10 miliar.
Pemkab Pringsewu juga merencanakan penyertaan modal kepada Bank Lampung sebesar Rp1 miliar.
Riyanto mengatakan, penyusunan RAPBD 2027 diawali dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat pekon, kecamatan, kabupaten, dan provinsi.
Penyusunan RKPD tersebut juga mengacu pada prioritas pembangunan nasional. Selanjutnya, Pemkab Pringsewu menyusun Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027 yang telah disepakati bersama DPRD pada 13 Agustus 2026.
Menurut Riyanto, RAPBD 2027 disusun dengan menyesuaikan kebijakan pembangunan daerah Pringsewu yang selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional, RKPD Provinsi Lampung, serta visi, misi, sasaran pokok, dan arah kebijakan RPJPD Pringsewu 2025-2045.
“Prioritas pembangunan Kabupaten Pringsewu pada 2027 yaitu peningkatan kualitas dan kapasitas SDM, penguatan kemandirian ekonomi lokal dan UMKM, pemerataan infrastruktur berkelanjutan, pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan sosial, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” kata Riyanto.
Riyanto menjelaskan, berdasarkan perbandingan antara penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah, terdapat pembiayaan netto sebesar Rp9 miliar.
Pembiayaan netto tersebut akan digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan diproyeksikan nihil.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Suherman, didampingi Wakil Ketua I Bambang Kurniawan dan Wakil Ketua II Hermawan. Hadir pula Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran Pemkab Pringsewu, serta unsur Forkopimda.(*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com