Pemprov Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Tanggal 08 Okt 2026 - Laporan Harian Momentum - 157 Views
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menerima audiensi PT Supreme Energy Rajabasa (SERB), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT PLN (Persero) di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mengawal percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rajabasa, termasuk penyelesaian perizinan, amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL/PPA), hingga persiapan pekerjaan fisik di lapangan.

Hal itu dibahas Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menerima audiensi PT Supreme Energy Rajabasa (SERB), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT PLN (Persero) di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (7/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan proyek PLTP Rajabasa, termasuk target penyelesaian amandemen PJBL/PPA paling lambat akhir Desember 2026.

Sebelumnya, Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk proyek tersebut telah terbit pada 25 September 2026. Setelah amandemen PJBL/PPA selesai, pekerjaan fisik ditargetkan dimulai awal 2027, antara lain pembukaan akses dan persiapan lokasi pengeboran.

Rahmat mengatakan Pemprov Lampung akan mengawal setiap tahapan pengembangan proyek melalui koordinasi dengan Kementerian ESDM, PLN, dan PT SERB.

Menurut dia, ketersediaan energi menjadi salah satu kebutuhan untuk mendukung pengembangan industri dan investasi di Lampung, termasuk kawasan industri di Natar dan Bakauheni yang diarahkan untuk mendukung hilirisasi komoditas unggulan daerah.

“Pengembangan energi baru terbarukan, termasuk panas bumi, menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan energi sekaligus mendukung transformasi ekonomi Lampung,” kata Rahmat.

Selain aspek teknis dan perizinan, Pemprov Lampung juga menyoroti persoalan sosial di sekitar wilayah proyek. Rahmat meminta persoalan yang berkaitan dengan masyarakat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

Dari sisi ekonomi, PT SERB memproyeksikan proyek PLTP Rajabasa menyerap sekitar 1.000 hingga 2.000 tenaga kerja pada tahap konstruksi. Perusahaan juga menyampaikan komitmen memprioritaskan hingga 80 persen tenaga kerja dan kontraktor lokal, disertai pelatihan dan peningkatan kapasitas.

Pemprov Lampung selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, PLN, PT SERB, dan pihak terkait untuk memastikan tahapan pengembangan PLTP Rajabasa berjalan sesuai target.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Antrean SPBU Memanjang, DPRD Usul Verifikasi ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung menyambut ba ...


Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ek ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal ...


Pemprov Lampung Kawal Percepatan Pengembangan ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mengawal per ...


Antisipasi Tsunami, BPBD Lamsel Siapkan Simul ...

MOMENTUM, Kalianda--Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bergerak ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com