Disdikbud Lampung Hadirkan Kelas Cangkok, Jembatan Harapan Anak Daerah 3T

Tanggal 17 Okt 2026 - Laporan Wawan - 177 Views
Ilustrasi-siswa-siswi di SMA Negeri 2 Bandar Lampung.

MOMENTUM, Bandar Lampung--Pemerintah Provinsi Lampung menghadirkan terobosan baru dalam dunia pendidikan. Program bernama "Kelas Cangkok" kini menjadi jembatan harapan bagi siswa-siswi dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil (3T).

Program ini telah resmi berjalan sejak Juli 2026 dengan durasi pembelajaran selama satu tahun penuh. Sejumlah siswa kelas 12 dari daerah 3T dititipkan untuk belajar di sekolah-sekolah unggulan tingkat provinsi. Dua sekolah yang menjadi lokasi utama adalah SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan SMA Negeri 9 Bandar Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico menjelaskan, maksud diadakan program ini. Para siswa diajak untuk merasakan langsung suasana dan sistem belajar yang diterapkan di sekolah-sekolah berprestasi.

"Tujuannya agar mereka bisa merasakan proses pembelajaran yang berdiferensiasi dan bertumbuh," ujar Thomas Amirico, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Menurut dia, proses belajar yang berbeda ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan cara berpikir para siswa. Selama satu tahun ke depan, mereka akan berinteraksi dengan teman-teman baru serta tenaga pendidik yang berpengalaman.

Selain memperoleh ilmu pengetahuan, program ini juga membawa pesan yang sangat berharga. "Kehadiran mereka di sekolah unggulan diharapkan dapat menginspirasi anak-anak lain di daerah asalnya," ujar Thomas.

Semangat belajar yang tinggi ditanamkan agar mereka memahami betapa pentingnya mengenyam pendidikan yang layak. Pendidikan adalah kunci utama untuk mengejar mimpi dan meraih masa depan yang lebih cerah.

"Program Kelas Cangkok membuktikan bahwa jarak dan lokasi bukan penghalang untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi," terang dia.

Pengalaman berharga selama satu tahun ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para siswa. Nantinya, mereka dapat pulang ke daerah asal dan membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.

Langkah kecil yang telah dimulai sejak Juli 2026 ini adalah awal dari perjalanan panjang pemerataan pendidikan di Lampung. "Semoga semakin banyak anak dari daerah 3T yang kelak dapat mewujudkan impian mereka," pungkas dia.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Kadafi: Kampus Harus Aman dan Bebas dari Keke ...

MOMENTUM, Pringsewu--Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi mene ...


Disdikbud Lampung Hadirkan Kelas Cangkok, Jem ...

MOMENTUM, Bandar Lampung--Pemerintah Provinsi Lampung menghadirka ...


Gebyar Himpaudi Pringsewu Diikuti 486 Anak da ...

MOMENTUM, Gadingrejo -- Sebanyak 486 anak pendidikan anak usia di ...


Kadisdikbud Lampung Sebut Evaluasi Guru Kunci ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com