Korban Kecelakaan Lalu Lintas Terbanyak Usia 15-19 Tahun

Tanggal 27 Okt 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 58 Views
Sosialisasi tertib berlalu lintas di SMK Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (27/10/2026). Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu — Satlantas Polres Pringsewu mengajak pelajar meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan. Pasalnya, kelompok usia 15–19 tahun menjadi salah satu kelompok korban kecelakaan lalu lintas terbanyak di Provinsi Lampung.

Ajakan itu disampaikan Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Pringsewu, Aiptu Yuliansyah Idrus, bersama tim saat memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada siswa SMK Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Patuh Krakatau 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Yuliansyah mengatakan, edukasi kepada pelajar penting untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab berkendara sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, pelajar diharapkan mampu menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi Kamseltibcarlantas periode Januari–September 2026, tercatat 3.256 kecelakaan lalu lintas di Provinsi Lampung. Dari jumlah tersebut, 464 orang meninggal dunia, 1.845 orang mengalami luka berat, dan 2.699 orang luka ringan.

“Data ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius. Tingginya jumlah korban dari kelompok usia 15–19 tahun menunjukkan pentingnya edukasi keselamatan di lingkungan sekolah dan keluarga,” kata Yuliansyah.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas mengingatkan pelajar agar mematuhi rambu dan marka jalan, menaati batas kecepatan, menggunakan helm berstandar SNI, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak dan dilengkapi persyaratan berkendara.

Pelajar juga diimbau tidak berkendara secara ugal-ugalan, menggunakan telepon genggam saat mengemudi, atau berboncengan melebihi ketentuan. Mereka juga diminta memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai persyaratan yang berlaku.

Bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor, Yuliansyah mengimbau agar tidak memaksakan diri dan memilih sarana transportasi yang aman.

Ia berharap, edukasi tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman pelajar terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga mendorong mereka menjadi pelopor keselamatan dan mengingatkan teman sebaya untuk tertib di jalan raya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengatakan edukasi kepada pelajar menjadi langkah penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Menurutnya, keselamatan di jalan raya tidak cukup mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan perubahan perilaku setiap pengguna jalan.

“Melalui sosialisasi ini, kami mengajak pelajar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas. Patuhi aturan, lengkapi persyaratan berkendara, gunakan helm, dan utamakan keselamatan. Jangan sampai kelalaian di jalan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Adi.

Polres Pringsewu berharap, Operasi Patuh yang disertai edukasi di lingkungan sekolah dapat meningkatkan kesadaran generasi muda dalam berlalu lintas, menekan risiko kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Korban Kecelakaan Lalu Lintas Terbanyak Usia ...

MOMENTUM, Pringsewu — Satlantas Polres Pringsewu mengajak pelaj ...


224 Pelajar Ikuti English Competition 2026 di ...

MOMENTUM, Pringsewu — Sebanyak 224 pelajar SMP negeri dan swast ...


PTPN I Jadi Laboratorium Ilmu Mahasiswa Magan ...

MOMENTUM, Bandung --Menghubungkan teori di bangku kuliah dengan k ...


Kadisdikbud Tubaba Ngaku Tak Tahu Data Sekola ...

MOMENTUM, Panaragan -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Di ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com