Soal Limbah di Way Sekampung, Walhi Tunggu DLH Lampung

Tanggal 25 Nov 2020 - Laporan - 586 Views
Banyak ikan mati mengambang di Way Sekampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung menunggu langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, terkait limbah di Way (sungai) Sekampung.

Kepala Bagian Advokasi dan Kampanye Walhi Lampung Edi Santoso menjelaskan, DLH belum mendapatkan bukti terkait limbah di Way Sekampung. 

"Menurut DLH, mereka masih belum ada bukti kuat perusahaan mana yang membuang limbah. Jadi kita masih menunggu," terang Edi, Rabu (25-11-2020).

Edi menyebutkan, Walhi juga telah mengambil sampel air sungai yang tercemar limbah tersebut.

Dia pun memastikan, limbah yang ada di Way Sekampung merupakan hasil dari industri perusahaan.

Baca juga: Way Sekampung Tercemar, Banyak Ikan Mati dan Membusuk

"Memang benar sudah mengerucut ke satu perusahaan itu, tapi bekas limbah sudah nggak kelihatan," sebutnya.

Dia mengatakan, karena kondisi arus sungai yang cukup deras, sehingga limbahnya sudah turun ke lokasi.

Baca juga: Way Sekampung Tercemar, DLH Ambil Sampel Air

Meski demikian, dia mengakui, Way Sekampung sering tercemar limbah. Namun tidak pernah membuat warna air sampai menghitam.

"Informasi dari warga, dalam satu tahun sudah dua kali ini. Katanya tahun lalu pernah. Ketahuannya saat masyarakat lagi mancing atau masang jaring," terangnya.

Karena itu, dia juga meminta agar seluruh masyarakat mengumpulkan bukti dan melaporkannya jika tercemar limbah lagi. (**)

Laporan/Editor: Agung DW

Editor: Harian Momentum


Comment

Berita Terkait


Ketua PKK Lampung Hadiri Puncak Peringatan Ha ...

MOMENTUM, Surakarta -- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, ...


Sejumlah Tokoh Nasional dan Lampung Iringi Pe ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Mendiang tokoh Nahdatul Ulama (NU) Lampu ...


Tokoh Lampung Berdatangan Takziah di Kediaman ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Masyarakat Lampung kehilangan tokoh besa ...


Besok, Mendiang KH Arief Mahya Dikebumikan di ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemakaman jenazah tokoh Nahdatul Ulama ( ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com