Pasien BPJS “Dipingpong” dan Ditelantarkan Rumah Sakit

Tanggal 22 Sep 2017 - Laporan - 1454 Views
RS Graha Husada. Foto: Net

Harianmomentum—Fakta begitu sulitnya pasien dengan menggunakan kartu BPJS seakan tiada habisnya.


Belum hilang dalam ingatkan kita, bagaimana Delvasari yang menggunakan kartu BPJS terpaksa mengendong jenazah bayinya dengan menaiki angkot dari RSUDAM hingga bundaran Rajabasa lantaran tak mendapat pelayanan ambulans.


Kini kesulitan untuk mendapat pengobatan juga dialami Maryono (42). Warga Jalan Tirtaria, Gang Melati III, Waykandis Bandarlampung ini mengaku kesulitan saat mengurus berobat anaknya yang baru saja kecelakaan beberapa hari lalu. Bahkan, dirinya terkesan “dipingpong” dan ditelantarkan oleh pihak rumah sakit.


Ia menceritakan bahwa pada Sabtu (16/9) lalu anaknya Pandu Agung Prayogo (15) mengalami kecelakaan tunggal di seputar Waykandis. 


"Saat itu kawan Pandu segera membawanya ke Rumah Sakit (RS) Imanuel," kata Maryono, Jumat (22/9).


Setelah itu, lanjutnya, pihak RS Imanuel memberi rujukan perawatan ke RSUD Abdul Moeloek. 


"Katanya di RS Imanuel alat untuk penanganan anak saya ini tidak ada dan dokter spesialisnya juga gak ada," ujarnya.


Ia melanjutkan, bahwa setelah sampai di RSUDAM, anaknya tidak kunjung ditangani oleh dokter spesialis bedah mulut.


"Sudah 4 hari baru ada dokter yang nangani, itu juga dokter spesialis bedah plastik malah yang datang," ungkapnya.


Kemudian, lanjutnya, saat di RSUDAM, Maryono bertemu dengan salah seorang dokter bernama Bobi yang menyarankan agar Maryono memindahkan anaknya ke RS Graha Husada.


"Jadi saya malam kamis kemarin ke Graha Husada bawa anak saya itu. Di Graha saya disuruh mengurus surat kepada dokter BPJS nya dulu," ujarnya.


Setelah tiga jam menunggu, Pandu tak kunjung mendapatkan ruangan dan akhirnya dibawa pulang.


"Anak saya ditangani di UGD, tapi kata perawatnya belum ada ruangan, jadi nanti dihubungi kalau sudah ada ruangan," jelasnya.


Ia menjelaskan, bahwa sampai saat ini pihak RS Graha tidak juga menghubungi dirinya. Ia menduga kalau proses penanganan anaknya dipersulit karena mamakai BPJS. (acw)

 

Editor: Harian Momentum


Comment

Berita Terkait


Pj Gubernur: Sarana dan Prasarana Layanan Kes ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Memberikan layanan kesehatan, memerlukan ...


Peringati HUT ke-63, IKWI Lampung Gelar Disku ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke ...


Pemkab Pandeglang dan Astra Financial Resmika ...

MOMENTUM, Pandeglang --  Puskesmas Pembantu (Pustu) Pakulura ...


Pemkot Metro Fasiliasi Tiga Pasien Jalani Per ...

MOMENTUM, Metro--Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memfasilitasi tig ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com