1.802 APS Langgar Aturan di Pesawaran

Tanggal 05 Sep 2023 - Laporan Wawan - 1084 Views
Ketua Bawaslu Pesawaran, Fatihunnajah.

MOMENTUM, Bandarlampung--Sejumlah 1.802 alat peraga sosialisasi (APS) di Kabupaten Pesawaran melanggar aturan Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Pesawaran, Fatihunnajah, kepada harianmomentum.com, Selasa (5-9-2023).

"Data itu berdasarkan hasil inventarisir di seluruh kecamatan se kabupaten setempat," ujar Fatih.

Menurut dia, dari total 1.802 APS yang menyalahi aturan itu, dominan terjadi di Kecamatan Gedongtataan sebanyak 367, Telukpandan ada 353, dan Waykhilau ditemukan 304.

Mengenai kesalahannya, banyak terjadi pemasangan APS yang dipaku pada pohon. "Hal itu justru membuat citra jelek dari parpol. Sebaiknya mereka juga menjaga lingkungan dan nama partai," kata dia.

Fatih menambahkan, seharusnya bacaleg atau parpol melakukan pemasangan banner dan baliho menggunakan kayu/kaso bukanya di pohon serta tiang listrik. "Ya modal dulu lah, jangan asal nempel," tegasnya.

Selain di pohon dan tiang, ada juga yang sudah memasang nomor urut dan menggambarkan adanya ajakan memilih seperti ada nomor dan paku mencoblos

Untuk itu, dia melanjutkan, telah menyurati parpol untuk menurunkan APS yang menyalahi aturan. Dalam waktu dekat akan beraudiensi ke Satpol PP untuk bisa menertibkan bersama terkait APS yang menyalahi aturan tersebut.

"Kami akan memastikan tidak akan tebang pilih terkait penertiban APS itu," tegas dia lagi.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Tokoh Adat Sungkai Utara Laporkan PT KAP ke D ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Tokoh adat dan tokoh masyarakat Sungkai Uta ...


Konsolidasi Internal, DPD PAN Bandarlampung K ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Am ...


Aria Guna: Kader PDIP Harus Tingkatkan Kepedu ...

MOMENTUM, Gedongtataan -- Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) ...


Untung-Buntung Pilkada Tak Langsung ...

MOMENTUM, Gedongtataan-- Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar