MOMENTUM, Metro – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro berhasil digagalkan petugas, Selasa (20/1/2026).
Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga butir pil inex seberat 1,52 gram. Selain itu, turut diamankan narkotika jenis sabu sebanyak dua paket besar seberat 4,08 gram, satu paket kecil seberat 0,24 gram, serta tembakau sintetis (sinte) dua paket kecil seberat 0,85 gram.
Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro, Tunggul Buono, mengatakan penyelundupan tersebut dilakukan oleh seorang pengunjung perempuan berinisial DAJ yang hendak membesuk seorang tahanan berinisial FOP. Tahanan tersebut diketahui terjerat perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika.
“Pada saat penggeledahan, petugas menemukan buntalan tisu di saku celana sebelah kiri pengunjung. Setelah diperiksa lebih lanjut, buntalan tersebut berisi barang yang diduga narkoba,” ujar Tunggul.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat DAJ memasuki area Pengamanan Pintu Utama (P2U) sekitar pukul 10.25 WIB. Sesuai prosedur yang berlaku, petugas melakukan penggeledahan badan terhadap pengunjung dan menemukan paket narkoba tersebut.
Menindaklanjuti temuan itu, petugas segera melaporkan kejadian kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Selanjutnya dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap DAJ beserta barang bukti yang diduga sabu, inex, dan sinte sesuai standar operasional prosedur.
Sebagai bentuk sinergi antarlembaga dalam pemberantasan narkoba, pihak Lapas Metro kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Metro.
“Tidak berselang lama, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro bersama tim datang ke Lapas Metro untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku dan barang bukti,” ungkap Tunggul.
Saat ini, seluruh barang bukti beserta yang bersangkutan telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tunggul menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Ia menyebut, keberhasilan penggagalan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Metro dalam mendukung program pemberantasan peredaran narkoba di Lapas dan Rumah Tahanan.
“Kami akan terus memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan. Sinergi dengan aparat penegak hukum juga akan terus diperkuat agar Lapas Metro tetap bersih dari narkoba,” tegasnya. (**)
Editor: Muhammad Furqon