MOMENTUM, Panaragan — Forkopimda Tulangbawang Barat (Tubaba) bersama elemen masyarakat melakukan korve (kerja bakti) membersihkan sampah di sepanjang ruas jalan dari Kompleks Perkantoran Pemda setempat hingga Simpang PU Murnijaya, dengan panjang kurang lebih 20 kilometer.
Kegiatan tersebut yang melibatkan seluruh unsur elemen masyarakat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 lalu.
Hal itu sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan dalam penanganan sampah yang berfokus pada perubahan pola pikir masyarakat.
“Instruksi Presiden tentang penanganan sampah kami tindak lanjuti secara konkret. Melalui gotong royong dan program Banksam (Bank Sampah) Bergerak, kami mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, terutama dengan mengubah mindset masyarakat terhadap sampah,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini di Kabupaten Tubaba telah terbentuk sekira 60 bank sampah, dan ke depan ditargetkan seluruh tiyuh dan kelurahan memiliki bank sampah sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama kerja keras seluruh pihak untuk menjadikannya kebiasaan ditengah masyarakat.
“Sebelum instruksi presiden, kita sudah membiasakan bersih-bersih selama 30 menit sebelum aktivitas dimulai, khususnya di sekolah-sekolah melalui program pendidikan berkarakter, agar budaya bersih tertanam sejak dini,” katanya.
“Urusan sampah bukan sekadar kebersihan, tetapi soal budaya dan tanggung jawab bersama. Jika diniatkan sebagai sedekah, sampah bukan lagi menjadi sumber polusi, melainkan bernilai ekonomis dan manfaat sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong dilakukan secara menyeluruh dengan membersihkan sampah plastik dan sampah lainnya di bahu-bahu jalan.
“Hari ini kami bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan seluruh jajaran dinas melaksanakan gotong royong di sepanjang ruas jalan dari Pemda sampai Simpang PU sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Ini adalah aksi nyata agar lingkungan kita bersih dan tertata,”ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh instansi dan masyarakat untuk menjadikan gotong royong sebagai agenda rutin.
“Selain instansi, kami juga minta kepada para Kepala Tiyuh/Desa mengagendakan gotong royong bersama warga minimal dua kali dalam sebulan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat, Pemkab Tubaba berharap aksi gotong royong ini dapat memperkuat budaya bersih dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan demi mewujudkan Tubaba yang bersih, asri, dan ramah bagi generasi mendatang. (**)
Editor: Muhammad Furqon