DLH Lambar Lakukan Perawatan Pembatas Jalur Dua Jalan Raden Intan

Tanggal 03 Mar 2026 - Laporan Sulemy Wahyu. - 220 Views

MOMENTUM, Liwa--Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) pada Selasa, 3 Maret 2025, terlihat melakukan perawatan di pembatas jalur dua Jalan Raden Intan, Kecamatan Balikbukit.

Langkah tersebut dilakukan menyusul sorotan dan sempat diberitakan media, terkait kondisi sejumlah ornamen dan ikon Lampung Barat yang dinilai kurang terawat dan tampak kusam. 

Kepala Bidang Pertamanan di DLH Lambar, Antoni melalui sambungan telepon Whast App membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pembersian di sepanjang Jalan Raden Intan. Khusunya, membersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di pembatas jalur dua tersebut.

"Iya kami tengah melakukan perawatan rutin pembersian rumput pembatas jalan," katanya.

Antoni tidak menampik bahwa setiap tahunnya DLH mengalokasikan anggaran untuk perawatan ornamen di setiap ikon yang ada di Kota Liwa. Namun, menurutnya, anggaran tersebut terbatas, tidak cukup untuk mengcover secara penuh penanganan di setiap ornamen.


"Ada anggarannya, hanya sekedar penanganan perawatan rutin gitu aja. Dananya tidak cukup, minim anggaran dampak efisiensi," ucapnya.

Menurut Antoni, anggaran perawatan rutin pada tahun lalu sudah dilaksanakan. Salah satunya perawatan rutin pengecetan di beberapa ornemen yang ada di Kota Liwa.

"Keperuntukan tahun lalu perawatan rutin pengecetan-pengecatan gitu aja. Anggaran juga minin, jadi yang bisa dilakukan hanya sekedar pengecetan. Penangan berat belum bisa dilakukan, atau untuk mengganti yang rusak parah," katanya.

Baca Juga: Sejumlah Ikon Kota di Lampung Barat Tampak Tak Terawat

Meski demikian, fakta di lapangan berdasarkan pantaun wartawan, ornamen yang berada di Kota Liwa kondisinya terlihat kusam dan berlumut. Baik ornamen selamat datang di Kota Liwa, ornamen di depan Pom Bensin Liwa, ornamen depan Hotel Jembar Manah (Hotel Darsono), ornamen di Taman Hamtebiu dan pembatas jalur Jalan Dua Raden Intan.

Kondisi ini memuncukan spekulasi bahwa sepanjang 2025 benar minim perawatan. Indikasi itu diperkuat dengan tampak kusamnya warna cet dimasing-masing ornamen. Meski pihak DLH pada tahun itu, menyediakan anggaran Rp191 juta untuk pembeliat cat degan kualitas mutu kelas satu. Baik untuk cat dasar dan cat penujang lainnya semua berlebel kualitas mutu satu.

Sekadar informasi, pihak DLH pada tahun 2026 kembali mempersiapkan anggaran hingga ratusan juta rupiah untuk perawatan rutin ornamen atau perawatan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Liwa. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


​Gubernur Tinjau Perbaikan Jalan Gunungbati ...

MOMENTUMM, Terusannunyai -- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djau ...


Bakal Dibangun Ulang, Pembangunan Jembatan Wa ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pembangunan Jembatan Way Bungur yang men ...


Haul ke-8 KH Muhammad Sobari, Wagub Jihan: Pe ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela men ...


Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar Perba ...

MOMENTUM, Terbanggibesar -- Pemerintah Provinsi Lampung mengaloka ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar