Gaya Hidup Urban: Kiyo Libare Boyong Brand Streetwear Bandung ke Lampung

Tanggal 07 Mar 2026 - Laporan Nurjanah. - 145 Views
Kiyo Libare gelar bazar ekslusif brand Streetwear asal Bandung di M. Yamin No.32, Rawalaut, Bandarlampung. Foto: Nurjanah.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Gelombang kreativitas dari Kota Kembang bersiap menyapa publik Bandarlampung. Mulai tanggal 9 hingga 15 Maret 2026, Kiyo Libare bertransformasi menjadi pusat gravitasi mode melalui gelaran bazar eksklusif yang memboyong jajaran brand streetwear ternama asal Bandung. Berlokasi di Jl. Prof. M. Yamin No.32, Rawalaut, bazar ini hadir sebagai jawaban bagi mereka yang mendambakan perpaduan antara belanja koleksi terkurasi dan atmosfer nongkrong yang estetik.

Inisiatif ini mendapat apresiasi positif dari Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas. Menurutnya, kehadiran Kiyo Libare merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam optimalisasi aset lahan PTPN I, khususnya di Regional 7, guna memberikan nilai tambah yang nyata bagi ekonomi daerah.

"Kami terus mendorong optimalisasi lahan untuk menciptakan ekosistem yang produktif. Kehadiran Kiyo Libare menjadi bukti bagaimana aset perusahaan dapat dikelola untuk memacu geliat ekonomi kreatif, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi dan kreativitas mereka dalam skala yang lebih luas," ujar Teddy Yunirman Danas dalam keterangannya.

Senada dengan hal tersebut, Dzaky Fakhrudin, Brand Manager Kiyo Libare, menegaskan bahwa kolaborasi dengan merek-merek ikonik seperti bozoon, savresin, whipstudio merupakan strategi memperkuat branding industri kreatif lokal. "Kami ingin Kiyo Libare menjadi melting pot di mana kopi dan fashion bertemu secara organik. Lewat bazar ini, kami menghadirkan vibe Jakcloth yang dinamis langsung ke tengah kota. Ini bukan cuma soal baju, tapi bagaimana brand Bandung ini berinteraksi dengan kultur nongkrong Lampung yang sudah sangat sadar akan estetika," ungkap Dzaky, Sabtu (7/3).

Fenomena "mandi wangi" atau keinginan untuk tampil maksimal saat bersosialisasi kini menemukan wadah yang tepat. Di sela perburuan koleksi seharga Rp160.000 hingga Rp400.000, pengunjung dapat menyesap kelembutan Creamy Nera atau Kiyonera (Kopi Gula Aren) yang menjadi jagoan barista. Ritme belanja pun semakin hidup dengan iringan musik dari DJ setiap malam mulai pukul 21.00 WIB, ditutup dengan sajian Nasi Bung sambal ayam bakar yang autentik.

Dari sisi teknis, Irsyad Fadholy Arief, Manajer Operasional Kiyo Libare, memastikan seluruh rangkaian acara didukung fasilitas yang inklusif. "Kami merangkul komunitas otomotif hingga pegiat seni melalui workshop kreatif. Selain itu, kenyamanan keluarga dan mahasiswa tetap jadi prioritas, mulai dari fasilitas mewarnai bagi balita hingga diskon 20% bagi pemegang kartu mahasiswa," jelas Irsyad.

Menyambut Ramadan, Kiyo Libare menjaga momentum dengan penyesuaian jam operasional menjadi pukul 10.00 hingga 04.00 WIB, lengkap dengan paket Bukber mulai dari Rp52.000. Dengan dukungan tim operasional dalam tiga shift, agenda ini menjadi titik awal Kiyo Libare sebagai hub kreatif yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini sekaligus penggerak ekonomi di lahan Regional 7. (*).

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Menkeu: Harga BBM Subsidi Berpotensi Naik Jik ...

MOMENTUM, Jakarta -- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meny ...


Gaya Hidup Urban: Kiyo Libare Boyong Brand St ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Gelombang kreativitas dari Kota K ...


Pelanggan Asal Medan Bawa Pulang Mobil Mewah ...

MOMENTUM, Medan -- Telkomsel menyerahkan hadiah utama Program Und ...


Plt Bupati dan Pjs Dirut Bank Lampung Tinjau ...

MOMENTUM, Gunungsugih -- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Ten ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar