MOMENTUM, Metro--Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Rukijo, bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah III, Anurman Huda, mengapresiasi kinerja jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kunjungannya, Rukijo dan Anurman meninjau sejumlah fasilitas pelayanan serta menyapa pasien untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan rumah sakit tersebut.
Rukijo mengatakan, secara umum pelayanan kesehatan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro berjalan dengan baik, mulai dari kemudahan akses bagi masyarakat, kecepatan pelayanan, hingga kualitas layanan yang diterima peserta BPJS Kesehatan.
"Alhamdulillah, secara umum pelayanan berjalan baik, baik bagi peserta mandiri, Penerima Bantuan Iuran (PBI), maupun Pekerja Penerima Upah (PPU). Mereka aktif menjadi peserta dan merasakan langsung manfaat jaminan kesehatan melalui pelayanan di fasilitas kesehatan," kata Rukijo, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro, Eko Hendro, mengatakan kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan di Kota Metro.
Menurut Eko, berdasarkan indikator nasional mutu rumah sakit, tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro pada 2025 mencapai 85 persen.
"Angka tersebut telah memenuhi target yang ditetapkan dan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 71,59 persen. Angka tersebut masih berada dalam rentang ideal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, yakni antara 60 hingga 80 persen.
"Rata-rata kunjungan pasien ke poliklinik mencapai 384 orang per hari. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat serta kepercayaan terhadap pelayanan RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro," katanya.
Meski demikian, Eko mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian dan evaluasi dalam upaya mewujudkan visi rumah sakit sebagai institusi yang unggul dalam pelayanan dan pendidikan.
"Kami terus berbenah dengan melengkapi sarana, prasarana, dan peralatan kesehatan modern, meningkatkan profesionalisme serta kompetensi sumber daya manusia, memperkuat mutu pelayanan dan keselamatan pasien, mewujudkan kemandirian pengelolaan keuangan, serta mengembangkan rumah sakit sebagai institusi pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan," pungkasnya.(**)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com