MOMENTUM, Bandarlampung -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik sebelum terjun ke politik dan pemerintahan.
Perempuan yang lebih dikenal dengan nama Nanik S. Deyang itu lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Karier jurnalistiknya dimulai pada 1989 sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada di bawah kelompok media Kompas Gramedia.
Berbekal pengalaman di dunia pers, Nanik kemudian mengembangkan karier sebagai pengelola media. Ia mendirikan dan memimpin sejumlah media yang tergabung dalam Kelompok Media Peluang (KMP), antara lain Majalah Femme, Tabloid Info Kecantikan, Info Kuliner, hingga The Politic.
Pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang jurnalistik dan media membuat Nanik dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik, manajemen organisasi, serta jejaring yang luas di berbagai kalangan.
Dalam bidang pendidikan, Nanik meraih gelar Sarjana Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Selain aktif di dunia media, Nanik juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Pada Pemilihan Presiden 2019, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Setelah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terbentuk, Nanik dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis hingga akhirnya ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Penunjukan tersebut menandai babak baru perjalanan kariernya setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik dan komunikasi publik.
Sebagai Kepala BGN, Nanik mengemban tugas mengawal pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (**)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com