Tekan Inflasi, Pemkab Pringsewu Jual Beras Rp51 Ribu per 5 Kg Lewat GPM

Tanggal 14 Jun 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 134 Views
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas usai membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Komplek Pendopo R. Mas Soemardi Sopawiro, Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo,. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu — Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Komplek Pendopo R. Mas Soemardi Sopawiro, Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (12/6/2026). 

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Riyanto mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah efektif untuk menekan laju inflasi daerah serta menjaga keterjangkauan harga bahan pangan di tengah masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran,” kata Riyanto.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras Rp51.000 per kemasan 5 kilogram, minyak goreng, telur, cabai, dan sejumlah komoditas lainnya.

Program GPM mendapat sambutan antusias dari warga yang memadati lokasi kegiatan untuk membeli bahan pangan dengan harga lebih murah.

Usai membuka GPM, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melanjutkan kegiatan Ngopi Serasi (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi) edisi ke-25 di pekon setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan gowes bersama Bupati Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, serta jajaran pemerintah daerah yang mengunjungi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi ekonomi masyarakat di Pekon Tulungagung.

Dalam dialog bersama warga, Riyanto mengatakan Ngopi Serasi menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi secara langsung.

“Kami hadir untuk bersilaturahmi dan ingin berdialog dengan bapak dan ibu semua. Bisa jadi ada persoalan atau potensi di Pekon Tulungagung yang belum kami ketahui. Tadi kami melihat langsung sejumlah UMKM, potensi peternakan kambing, perikanan, dan potensi lainnya yang dapat terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluhan terkait pelayanan dan pembangunan daerah.

Menurut Riyanto, pemerintah daerah akan berupaya mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki, baik melalui pemerintah kabupaten maupun dengan berkoordinasi bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta instansi terkait.

Pada kesempatan itu, Riyanto juga menyampaikan bahwa Pemkab Pringsewu telah melakukan efisiensi anggaran yang kemudian dialihkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan di wilayah Pekon Tulungagung.

“Kami telah melakukan efisiensi sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk pembangunan jalan, salah satunya ruas Simpang ABC hingga Pekon Mataram. Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun,” katanya.(**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Peserta PVN Batch 2 Diminta Pantau Skillhub J ...

MOMENTUM, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan ...


Tekan Inflasi, Pemkab Pringsewu Jual Beras Rp ...

MOMENTUM, Pringsewu — Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuk ...


Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membu ...


Komisaris PTPN I Dorong Penguatan Tata Kelola ...

MOMENTUM, Banyuasin -- Komisaris Independen PT Perkebunan Nusanta ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com