Pagelaran Budaya Hari Bhayangkara, Kuda Siger Curi Perhatian Warga

Tanggal 26 Jun 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 132 Views
Kesenian Kuda Siger, perpaduan budaya Jawa dan Lampung yang menjadi simbol persatuan dalam keberagaman masyarakat Kabupaten Pringsewu. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu--Di tengah keberagaman suku dan budaya yang hidup berdampingan di Kabupaten Pringsewu, lahir sebuah karya seni baru bernama Kuda Siger. Kesenian hasil akulturasi budaya Jawa dan Lampung ini menjadi salah satu sajian utama dalam pagelaran budaya yang digelar Polres Pringsewu dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Kamis (25/6/2026) malam.

Ribuan warga memadati Pendopo Kabupaten Pringsewu untuk menyaksikan pertunjukan yang menghadirkan beragam kesenian tradisional dari sejumlah sanggar terbaik di daerah tersebut. Perhatian penonton pun tertuju pada penampilan Tari Kuda Siger yang tampil sebagai simbol persatuan di tengah keberagaman masyarakat Pringsewu.

Kuda Siger merupakan inisiasi Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra. Kesenian ini memadukan unsur budaya Jawa yang identik dengan seni kuda kepang dan budaya Lampung sebagai identitas daerah. Perpaduan tersebut tampak pada properti kuda kepang yang mengenakan siger dan dihiasi motif khas Lampung.

Proses penciptaan Kuda Siger melibatkan kolaborasi sejumlah sanggar seni, di antaranya Sanggar Saka Nyinang Margakaya, Karya Budoyo, dan Padepokan Banteng Suryo.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menjelaskan, lahirnya Kuda Siger merupakan bentuk ikhtiar untuk merawat keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Pringsewu.

Menurutnya, perpaduan budaya Jawa dan Lampung dalam satu pertunjukan menjadi simbol bahwa perbedaan dapat berjalan berdampingan tanpa menghilangkan identitas masing-masing.

"Melalui budaya, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pringsewu," kata Yunnus Saputra.

Pada penampilan malam itu, selain Kuda Siger, pagelaran budaya juga menampilkan kuda kepang Sanggar Merah Putih asal Pekon Tulung, Kecamatan Gadingrejo, yang merupakan Juara I Pringsewu Cultural Festival (PCF) 2025 kategori Pegon. Penampilan berikutnya disuguhkan Sanggar Budoyo Lestari dari Pekon Sidoharjo yang meraih Juara I PCF 2025 kategori Banyumasan.

Suasana semakin semarak ketika kelompok seni Reog Ponorogo Karya Budaya dari Kecamatan Adiluwih tampil memukau ribuan penonton. Puncak acara ditutup dengan penampilan kuda kepang Turonggo Tirto Budoyo dari Kecamatan Pagelaran yang dilanjutkan atraksi mendeman dan mengundang decak kagum masyarakat.

Antusiasme warga bahkan datang dari luar Kabupaten Pringsewu. Wahyuni, warga Kabupaten Lampung Tengah, mengaku sengaja datang karena penasaran dengan pagelaran budaya yang digelar Polres Pringsewu.

"Di daerah kami jarang ada acara budaya seperti ini. Tadi memang harus berdesakan dengan penonton lain, tetapi saya senang sekali. Semua penampilannya bagus dan membuat saya semakin bangga dengan budaya kita," ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan menjadi inspirasi bagi daerah lain agar lebih aktif melestarikan seni budaya tradisional.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengapresiasi langkah Polres Pringsewu yang memilih pendekatan budaya dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, Kuda Siger menjadi bukti bahwa perbedaan budaya bukan pemisah, melainkan perekat persatuan masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan. Menjaga keamanan juga dapat dilakukan melalui pelestarian budaya dan penguatan toleransi," kata Riyanto.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Gantikan Alfret Jacob, Herbin Sianipar Jadi K ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Siani ...


Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta Ban ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Kepolisian Republik Indonesia kembali ...


Pagelaran Budaya Hari Bhayangkara, Kuda Siger ...

MOMENTUM, Pringsewu--Di tengah keberagaman suku dan budaya yang h ...


ART Curi ATM dan Emas Majikan, Rugikan Korban ...

MOMENTUM, Pringsewu--Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisia ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com