MOMENTUM, Pringsewu – Kebakaran melanda WJ Laundry di Jalan KH Gholib, Kelurahan Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.05 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan ruang binatu beserta peralatan dan pakaian pelanggan, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh karyawan yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mengatakan, usaha laundry itu milik Novi Frasiska (29), warga Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan. Saat kejadian, sejumlah karyawan sedang menyetrika pakaian di dalam ruangan.
"Dari keterangan para saksi, api pertama kali terlihat muncul dari area setrika dan tempat penyimpanan pakaian. Kobaran api kemudian dengan cepat menyambar instalasi listrik, pipa gas menuju mesin uap, pakaian yang sedang disetrika, hingga pakaian yang sudah selesai disetrika," kata Ramon mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Melihat api terus membesar, para karyawan segera keluar dari ruangan untuk menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berdatangan membantu memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Bersama warga, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sekitar 15 menit kemudian atau sekitar pukul 10.20 WIB.
"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 10.20 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini," ujar Ramon.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga dipicu kebocoran regulator tabung gas elpiji 3 kilogram yang terhubung ke mesin uap laundry.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran regulator gas, namun hal itu masih akan dipastikan melalui proses penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.
Akibat kebakaran tersebut, ruang binatu, sejumlah peralatan usaha, serta pakaian milik pelanggan ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. (*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com