Marah Sakti: Kompetensi Jadi Benteng Wartawan Hadapi Tantangan Era Digital

Tanggal 10 Jul 2026 - Laporan Harian Momentum. - 234 Views
Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia Marah Sakti Siregar. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia Marah Sakti Siregar mengingatkan, kompetensi menjadi benteng utama wartawan menghadapi tantangan era digital. 

Menurut penguji Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat itu, UKW bukan hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran terhadap etika dan hukum pers.

Hal itu disampaikan Marah Sakti saat memberikan arahan kepada peserta UKW PWI Lampung angkatan ke-38 di Balai Wartawan Solfian Akhmad, Bandarlampung, Jumat (10/7/2026).

BACA JUGA: Tutup UKW, PWI Lampung Ajak Wartawan Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Ia menegaskan, UKW tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial atau sekadar mengejar sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, UKW merupakan proses untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta tanggung jawab moral wartawan dalam menjalankan profesinya.

"Wartawan bekerja untuk kepentingan publik sehingga setiap produk jurnalistik harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan penting agar kualitas informasi yang diterima publik tetap terjaga," ujarnya.

Menurut Marah Sakti, perkembangan teknologi informasi membuat tantangan profesi wartawan semakin kompleks. Arus informasi yang cepat harus diimbangi dengan kemampuan wartawan dalam melakukan verifikasi, menjaga akurasi, serta memahami batasan etika dan hukum pers.

Ia mengingatkan wartawan yang telah dinyatakan kompeten agar terus menjaga profesionalisme dan tidak berhenti belajar.

"Jaga diri, jaga profesi kewartawanan, dan yang paling utama jaga integritas," pesannya.

Marah Sakti juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi wartawan. Menurutnya, Lampung merupakan salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

"Lampung menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik," katanya.

Ia berharap, melalui pelaksanaan UKW secara berkelanjutan, semakin banyak wartawan yang memiliki kompetensi dan mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas sesuai dengan prinsip-prinsip profesionalisme pers.

"Kompetensi wartawan bukan hanya tentang kemampuan menulis berita, tetapi juga bagaimana menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab kepada publik," pungkasnya.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Marah Sakti: Kompetensi Jadi Benteng Wartawan ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia ...


Tutup UKW, PWI Lampung Ajak Wartawan Sukseska ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Setelah lebih dari tiga dekade menjadi ...


Pemprov Lampung: Pers Profesional Fondasi Dem ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaska ...


ATR/BPN Siapkan RUU Administrasi Pertanahan u ...

MOMENTUM, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pe ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com