MOMENTUM, Gunungsugih — Sekretaris DPC PKB Kabupaten Lampung Tengah, Meri Andriani, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031.
Gus Kikin terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Meri mengatakan, terpilihnya Gus Kikin merupakan mandat organisasi yang harus diterima dan didukung seluruh warga NU.
"Alhamdulillah, kami di DPC PKB Kabupaten Lampung Tengah menyambut dengan penuh rasa syukur terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz, Gus Kikin, sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031. Bagi kami, ini bukan kemenangan pribadi Gus Kikin dan bukan pula kemenangan kelompok tertentu. Ini adalah kemenangan jam'iyah Nahdlatul Ulama," kata Meri, Kamis (3/9/2026).
Menurut Meri, pengalaman Gus Kikin di lingkungan pesantren dan organisasi diharapkan dapat memperkuat konsolidasi serta tata kelola NU di berbagai tingkatan.
"Muktamar telah memberikan mandat. Kami berharap pengalaman panjang Gus Kikin di lingkungan pesantren dan organisasi mampu membawa konsolidasi serta memperkuat kembali tata kelola organisasi NU di seluruh tingkatan," ujarnya.
Ia berharap kepemimpinan Gus Kikin dapat memperkuat persatuan internal NU serta mengarahkan organisasi pada pelayanan kepada masyarakat.
"Gus Kikin memiliki pengalaman panjang di lingkungan pesantren dan organisasi. Kami berharap kepemimpinan beliau mampu menghadirkan konsolidasi, rekonsiliasi, dan restorasi tata kelola organisasi, sehingga energi NU ke depan lebih banyak diarahkan untuk melayani umat, memperkuat pesantren, meningkatkan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi warga, serta menjaga peran kebangsaan NU," katanya.
Meri juga mengajak seluruh warga NU mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan dalam muktamar dan kembali memperkuat persatuan organisasi.
"Muktamar telah selesai. Kompetisi juga harus selesai. Sekarang waktunya seluruh struktur dan warga NU bekerja bersama. Tidak boleh ada lagi sekat pendukung kandidat A atau kandidat B. Yang ada adalah satu rumah besar, Nahdlatul Ulama," tegasnya.
Ia juga mendoakan Gus Kikin diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PBNU.
"Kami mendoakan semoga Allah memberikan kekuatan, kesehatan, kebijaksanaan, dan pertolongan kepada Gus Kikin dalam mengemban amanah besar ini," kata Meri.(*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com