Dinkes Pantau Dampak Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Tanggal 05 Sep 2026 - Laporan Galih - Asdijal. - 108 Views
Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Hernov. Foto: Ist.

MOMENTUM, Tanggamus — Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus bersama jajaran puskesmas melakukan pemantauan kesehatan masyarakat di wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Hernov, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan, terutama jika mengalami keluhan akibat paparan abu vulkanik.

"Yang paling utama bagi kami adalah memastikan masyarakat tetap aman, terlindungi, dan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat apabila mengalami keluhan," kata Hernov saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, Bupati Tanggamus telah menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk bergerak cepat dan menjadikan keselamatan serta perlindungan kesehatan masyarakat sebagai prioritas.

Baca Juga: Hajan Abu Vulkanik Krakatau di Pematangsawa, Pemkab Tanggamus Tingkatkan Kesiapsiagaan

"Dinas Kesehatan bersama jajaran puskesmas telah melakukan pemantauan di lapangan, membuka posko pelayanan, mendistribusikan masker, serta mengoptimalkan jejaring tenaga kesehatan sampai ke tingkat desa," ujarnya.

Dinkes juga memantau kemungkinan munculnya gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, seperti batuk, iritasi mata, sesak napas, maupun keluhan lainnya.

Hernov mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama paparan abu masih terjadi. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah diminta menggunakan masker dengan baik dan melindungi mata.

"Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapatkan perhatian lebih," tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan cukup berat, terutama sesak napas, nyeri dada, atau gangguan kesehatan yang tidak membaik.

"Jangan menunggu kondisi menjadi berat," katanya.

Selain pelayanan kesehatan, Dinkes Tanggamus telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan masker melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk dikirim ke Pekon Martanda melalui jalur darat.

Pengiriman bantuan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga jam dan dikawal oleh camat bersama jajaran puskesmas.

Hernov mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum jelas. Warga diminta mengikuti informasi dan imbauan dari pemerintah serta sumber resmi kebencanaan dan kesehatan.

"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah kecamatan dan pekon, puskesmas, serta seluruh unsur terkait. Situasi akan kami pantau secara berkala dan respons akan disesuaikan dengan perkembangan di lapangan," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan akan terus memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik.

"Kami mengajak masyarakat tetap tenang, waspada, dan saling menjaga. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami," tegas Hernov. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Dinkes Pantau Dampak Abu Vulkanik, Warga Dimi ...

MOMENTUM, Tanggamus — Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus bersa ...


Hajan Abu Vulkanik di Pematangsawa, Pemkab Ta ...

MOMENTUM, Tanggamus — Hujan abu vulkanik akibat aktivitas erups ...


31 RT Bersatu, Desa Negararatu Kobarkan Seman ...

MOMENTUM, Sungkai Utara--Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik I ...


Kapolres Tubaba Ajak Polisi dan Pers Bergande ...

MOMENTUM, Panaragan--Kapolres Tulangbawang Barat (Tubaba) AKBP Hi ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com