MOMENTUM, Kotabumi--Kondisi Nek Omo, lansia warga Bindujaya, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Bukit Kemuning, yang sebelumnya diberitakan terbaring karena stroke dan membutuhkan bantuan, mendapat respons cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Nek Omo yang saat ini menjalani perawatan di RSU Handayani Kotabumi sebelumnya diketahui tidak memiliki KTP dan BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut menjadi kendala bagi keluarganya untuk mendapatkan akses jaminan kesehatan, di tengah keterbatasan ekonomi yang mereka hadapi.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara langsung memberikan pelayanan perekaman e-KTP kepada Nek Omo di rumah sakit.
Kepala Disdukcapil Lampung Utara mengonfirmasi langkah tersebut melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/9/2026) pagi.
Baca Juga: Terbaring karena Stroke, Nek Omo Membutuhkan Uluran Dermawan
"Ini sudah kita perekaman e-KTP di Rumah Sakit," tulisnya, sembari mengirimkan foto kegiatan perekaman.
Perekaman dilakukan di rumah sakit karena kondisi Nek Omo yang tengah menjalani perawatan tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor pelayanan administrasi kependudukan.
Setelah perekaman e-KTP dilakukan, Disdukcapil kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Lampung Utara untuk menindaklanjuti kepesertaan BPJS Kesehatan Nek Omo.
Dalam komunikasi melalui WhatsApp sekitar pukul 14.10 WIB, petugas Disdukcapil meminta bantuan Dinsos untuk mengaktifkan BPJS Kesehatan Nek Omo.
"Minta dibantu aktifkan BPJS-nya ya, Mbak," tulis petugas.
Sekitar pukul 14.15 WIB, petugas kemudian mengonfirmasi, "Sudah kami rekam." Pesan tersebut selanjutnya mendapat respons, "Ok makasi y."
Langkah ini diharapkan segera memberikan kepastian terhadap jaminan kesehatan Nek Omo, sehingga biaya pengobatannya dapat dibantu melalui program pemerintah.
Sebelumnya, kondisi Nek Omo mendapat perhatian warga setelah diketahui terbaring karena stroke dalam kondisi serba terbatas. Selain tidak memiliki KTP dan BPJS, Nek Omo juga disebut berasal dari keluarga kurang mampu.
Warga kemudian menggalang bantuan untuk membantu kebutuhan pengobatan dan perawatan Nek Omo. Dalam poster penggalangan dana disebutkan tiga persoalan utama yang dihadapi, yakni tidak memiliki KTP, tidak memiliki BPJS, dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu.
Kondisi tempat tinggal Nek Omo di Bindujaya juga sangat sederhana dan sebagian besar terbuat dari kayu. Stroke yang dideritanya membuatnya mengalami keterbatasan gerak dan membutuhkan perawatan rutin.
Warga sebelumnya berharap pemerintah dapat turun langsung membantu menyelesaikan persoalan administrasi Nek Omo, terutama agar ia memiliki identitas kependudukan dan dapat memperoleh jaminan kesehatan.
Respons cepat Disdukcapil dan Dinsos Lampung Utara tersebut mendapat apresiasi dari warga dan relawan yang ikut membantu Nek Omo.
Meski persoalan administrasi dan jaminan kesehatan mulai ditangani, warga tetap mengajak masyarakat untuk membantu meringankan kebutuhan Nek Omo selama menjalani perawatan.
"Mari ulurkan tangan, ringankan beban dan hadirkan harapan untuk Nek Omo. Sedikit bantuan dari kita, sangat berarti untuk hidupnya," demikian ajakan dalam poster penggalangan dana.(*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com