Kompetisi Debat Bawaslu Cetak Pejuang Demokrasi Muda

Tanggal 27 Sep 2026 - Laporan Wawan/rls - 129 Views
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar (tengah) bersama jajaran Anggota Bawaslu Lampung menghadiri pembukaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-VI Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026). foto: humas bawaslu.

MOMENTUM, Lampung--Jajaran pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menghadiri pembukaan dan rangkaian Grand Final Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-VI Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (24-9-2026).

Delegasi Bawaslu Lampung dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, bersama jajaran Anggota Bawaslu Lampung yakni Suheri, Tamri, Gistiawan, Hamid Badrul Munir, dan Ahmad Qohar, serta didampingi Plt. Kepala Sekretariat Achmad Sutiono dan Kabag PP-SPS Erwin Prima Rinaldo.

Anggota Bawaslu RI, Puadi, dalam arahannya menyampaikan bahwa ajang tahunan ini diselenggarakan bukan sekadar wadah menguji ketangkasan adu argumen, melainkan sarana strategis untuk mencetak pejuang dan pahlawan demokrasi masa depan.

"Kita tidak sekadar mencari siapa yang paling jago berdebat. Kita mencari pejuang dan pahlawan demokrasi generasi berikutnya, mahasiswa yang konsisten, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan kompleksitas hukum pemilu," tegas Puadi di Jakarta.

Puadi menjelaskan, sistem seleksi tahun ini dirancang lebih selektif dan ketat. Ratusan tim dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Swasta (PTS) di seluruh Indonesia disaring melalui penulisan karya ilmiah, video gagasan, serta babak penyisihan regional wilayah Barat, Tengah, dan Timur sebelum menembus tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, menilai keterlibatan aktif mahasiswa dalam isu kepemiluan merupakan fondasi penting dalam memperkuat ekosistem pengawasan partisipatif di daerah.

"Mahasiswa memiliki ruang sangat strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, dan pemahaman hukum pemilu harus diarahkan menjadi energi positif untuk mengawal proses demokrasi," ujar Iskardo.

Ia menambahkan, kehadiran Bawaslu Lampung dalam forum nasional ini juga menjadi bentuk komitmen penguatan jejaring kelembagaan dengan dunia akademisi guna mendorong pendidikan kepemiluan yang berkelanjutan di perguruan tinggi.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Kompetisi Debat Bawaslu Cetak Pejuang Demokra ...

MOMENTUM, Lampung--Jajaran pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum ...


Menlu Sugiono Dorong Aksi Nyata Lindungi Yeru ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Indonesia mendorong negara-negara anggot ...


Bareng Tim Formatur, Rycko Menoza Rampungkan ...

MOMENTUM, Bandar Lampung--Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lam ...


Rycko Menoza : Partai Golkar Kota Bandar Lamp ...

MOMENTUM, Bandar Lampung--Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parta ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com