MOMENTUM, Pringsewu--Polres Pringsewu mengintensifkan pengamanan menjelang Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 yang akan digelar di 59 pekon pada 27 Oktober mendatang. Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengingatkan para calon, tim sukses, dan pendukung agar tidak memicu konflik hanya karena perbedaan pilihan.
Kapolres menegaskan, seluruh tahapan Pilkakon harus berjalan aman dan tertib tanpa merusak persaudaraan antarwarga. Persaingan politik di tingkat pekon, kata dia, harus menjadi ajang adu gagasan dan program, bukan saling menjatuhkan.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Jangan sampai persaingan politik merusak persaudaraan dan kerukunan yang sudah terjalin baik selama ini,” kata Dadi melalui rilis Humas Polres Pringsewu, Senin (11-10-2026).
Imbauan tersebut ditujukan kepada panitia pemilihan, calon kepala pekon (cakakon), tim sukses, simpatisan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang terlibat dalam Pilkakon.
Menurut Dadi, panitia pemilihan harus bekerja profesional, transparan, dan sesuai aturan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Para calon dan pendukungnya juga diminta berkompetisi secara dewasa dengan menyampaikan visi, misi, serta program kerja tanpa menyebarkan fitnah, melakukan intimidasi, atau memprovokasi pihak lain.
“Kompetisi di tingkat pekon hendaknya menjadi ajang adu gagasan dan program untuk membangun desa, bukan tempat untuk saling menjatuhkan. Siapa pun yang nantinya terpilih, persatuan dan kondusivitas warga harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dadi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar bohong dan unggahan bernada provokatif di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih saring sebelum sharing. Jangan mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya. Jika ada masalah, utamakan musyawarah dan segera koordinasikan dengan pihak berwenang,” pintanya.
Polres Pringsewu bersama jajaran polsek, lanjut Dadi, terus memantau situasi keamanan dan meningkatkan pengamanan selama tahapan Pilkakon. Pengamanan tidak hanya dilakukan pada hari pemungutan suara, tetapi juga mencakup tahapan sebelum dan sesudah pemilihan melalui koordinasi dengan panitia, pemerintah pekon, dan tokoh masyarakat.
Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, jajaran Polres Pringsewu telah mengamankan penetapan calon, pengundian nomor urut, dan deklarasi damai di 59 pekon.
Dadi berharap, seluruh pihak dapat menjaga komitmen hingga seluruh tahapan Pilkakon selesai. Kepala pekon terpilih nantinya juga diharapkan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan tanpa sekat perbedaan politik.
“Pilkakon akan usai, tetapi persaudaraan warga Pringsewu adalah selamanya. Mari kita sukseskan Pilkakon 2026 yang aman, damai, dan kondusif demi kemajuan daerah kita,” tandasnya. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com