Bahas Raperda APBD 2027, DPRD Lampung Soroti Efektivitas Anggaran

Tanggal 21 Okt 2026 - Laporan Wawan/rls - 161 Views
PENYERAHAN PEMANDANGAN UMUM: Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan (kanan) menerima berkas dokumen Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2027 dari pimpinan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok. Pemprov Lampung)

MOMENTUM, Lampung--Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2027. Rapat tersebut dilangsungkan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Rabu (21/10/2026).

Agenda ini menjadi tahapan penting dalam proses legislasi anggaran, yakni fraksi-fraksi di DPRD menyampaikan masukan, pertanyaan, serta rekomendasi strategis guna memastikan arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan daerah disusun secara terukur, transparan, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan rancangan yang diajukan Pemprov Lampung, pendapatan daerah pada APBD 2027 diproyeksikan sebesar Rp7,23 triliun dengan belanja daerah mencapai Rp6,93 triliun.

Postur anggaran tersebut mencatat surplus sekitar Rp296,28 miliar yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan daerah, termasuk penyelesaian kewajiban pembayaran pokok utang.

Dalam penyampaiannya, sejumlah fraksi menyoroti berbagai isu krusial mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efektivitas belanja publik, hingga penguatan infrastruktur.

Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya menjaga ketahanan pendapatan daerah, peningkatan kualitas jalan dan jembatan, kemudahan layanan pajak kendaraan, dukungan bagi sektor pertanian dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta penanganan stunting dan peningkatan layanan kesehatan.

Sementara itu, Fraksi PKB menyoroti kesehatan fiskal daerah, kepatuhan regulasi, serta alokasi anggaran yang berpihak pada sektor pendidikan, pesantren, perlindungan sosial, ketenagakerjaan, dan pengembangan UMKM.

Adapun Fraksi Partai NasDem fokus mendorong strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, digitalisasi transaksi keuangan, optimalisasi aset daerah, penguatan BUMD, serta pengembangan sektor pariwisata yang didukung konektivitas wilayah memadai.

Sementara itu, pemandangan umum dari Fraksi Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai PAN, dan Partai PKS disampaikan secara resmi melalui penyerahan dokumen tertulis kepada pimpinan rapat yang diterima oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan.

Berbagai masukan dan rekomendasi konstruktif dari fraksi-fraksi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyusun jawaban dan tanggapan resmi. Melalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, APBD Lampung 2027 diharapkan mampu menjadi instrumen pembangunan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Bahas Raperda APBD 2027, DPRD Lampung Soroti ...

MOMENTUM, Lampung--Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Ku ...


Dukung 350 Personel Satgas Darat, Pemprov Lam ...

MOMENTUM, Bandar Lampung--Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan ...


Percepat Pengolahan Sampah Jadi Listrik, DLH ...

MOMENTUM, Jatiagung--Dalam upaya mewujudkan Lampung bebas sampah ...


Protes Penetapan Cakakon, Warga Geruduk Kanto ...

MOMOMENTUM, Pringsewu--Seratusan warga yang tergabung dalam Forum ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com