MOMENTUM, Lampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mematok target ambisius dalam pembangunan infrastruktur jalan tahun depan. Setelah tingkat kemantapan jalan provinsi berhasil didorong hingga mencapai 86 persen pada tahun 2026—melampaui target awal sebesar 82 persen—pemerintah daerah memastikan akan melanjutkan program prioritas penanganan ruas jalan pada 2027.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan, lonjakan capaian kemantapan jalan dari posisi 74 persen pada 2024 menjadi 86 persen ini merupakan hasil dari percepatan dan intervensi anggaran yang dilakukan secara masif.
"Alhamdulillah, berkat adanya intervensi dan percepatan-percepatan, saya baru saja mendapat laporan bahwa jalan mantap di provinsi kita saat ini sudah mencapai 86 persen," ujar Mirza, Minggu (1/11/2026).
Kendati demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat sisa sekitar 14 persen ruas jalan kewenangan provinsi yang belum mantap dan membutuhkan penanganan serius.
Memasuki tahun 2027, Pemprov Lampung tidak hanya berfokus menyelesaikan sisa ruas jalan yang belum tersentuh, tetapi juga membidik penguatan konektivitas ekonomi kerakyatan. Pembangunan akan diarahkan pada perbaikan jalan arteri serta pembukaan akses penunjang di kawasan-kawasan sentra pertanian.
Langkah ini dinilai krusial untuk mempermudah distribusi hasil bumi serta menekan biaya logistik bagi masyarakat di daerah. Kendati demikian, hingga saat ini pihak Pemprov Lampung belum merinci secara spesifik total anggaran maupun daftar panjang ruas jalan yang akan diprioritaskan dalam program kerja tahun 2027.(**)